• Home
  • Tips
  • Tips-tips Menjadi Blogger 100% Sukses

Tips-tips Menjadi Blogger 100% Sukses

Oleh Ratna Patria

Faktanya memang ada banyak banget blog yang menghasilkan uang, bahkan menjadi sumber penghasilan utama. Kenapa menjadi blogger sukses bisa sangat menguntungkan? Kamu bisa mendapatkan penghasilan dari sesuatu yang kamu suka, menjadi blogger sukses membantu kamu terkoneksi dengan banyak orang, dan kamu bisa mengatur jadwal lebih fleksibel.

10 Tips Menjadi Blogger Sukses

Kesuksesan memang tidak bisa dicapai hanya dalam satu malam. Salah satu hal penting yang perlu kamu terapkan adalah tekun dan konsisten. Selanjutnya? Simak tips di bawah ini ya.

  1. Cara Menemukan Nama Domain yang Tepat

Nama domain adalah alamat blog yang dipakai audiens untuk mengakses blog kamu nantinya. Contohnya www.traveling.com. Lalu, bagaimana cara mendapatkan nama terbaik untuk blog?

  • Tentukan topik blog.

Kamu bisa cari topik yang kamu suka atau kuasai. Audiens akan senang jika konten yang ada di dalam blog kamu adalah konten yang otentik dan jujur.

Blogger
Sumber: Pixabay
  • Coba diskusikan nama dengan teman.

Setelah menemukan topik yang sekiranya cocok untuk blog, kamu bisa ajak teman untuk berdiskusi. Tulis nama-nama yang kamu suka, tanyakan kepada teman apakah nama tersebut mudah diingat dan menggambarkan isi blog.

  • Hapus beberapa nama yang tidak cocok.

Apapun alasannya, jika kamu merasa kurang cocok dengan nama tertentu, jangan sungkan untuk menghapusnya dari daftar. Nama-nama yang terlalu general, membosankan, atau tidak menggambarkan isi blog dengan benar, sebaiknya diabaikan. Sebaliknya, jika nama tersebut sederhana namun bisa menggambarkan isi blog, bisa kamu perhitungkan untuk dipakai.

  1. Buat Tampilan Blog Terlihat Menarik

Setelah kamu melakukan registrasi domain, mengatur akun hosting dan membuat website, sekarang saatnya mempercantik halaman blog. Kamu bisa mempercantik halaman blog dengan menggunakan tema. Ada banyak tema gratis yang bisa kamu pilih di control panel WordPress. Ada juga tema premium berbayar. Desainnya terlihat lebih profesional, ditambah dengan fitur tambahan. Jika kamu ingin menggunakan tema gratis, pilihlah tema dengan kriteria berikut:

  • Rapi dan menunjang loading website yang cepat
  • Memiliki font atau tipografi yang mudah dibaca, sehingga memudahkan kamu mempublish banyak artikel.
  1. Mulai Membuat Konten yang Kamu Kuasai

Setelah kamu selesai mengatur hal-hal yang bersifat teknis. Sekarang saatnya berpikir, apa yang audiens inginkan dari sebuah website? Website yang berisi tentang personal development, audiens bisa mendapat motivasi dalam hal-hal tertentu. Dari website humor, audiens mengharapkan sesuatu yang menyenangkan atau lucu. Berbeda lagi dengan website pengetahuan. Audiens mungkin menginginkan cerita sejarah yang unik.

Pada akhirnya, semua orang mencari nilai atau value yang ada dalam website. Apapun topik website yang kamu pilih, nilai-nilai tetap akan tersampaikan. Bisa dengan menulis, video, atau podcast. Kamu bisa menjaga nilai tersebut dengan menjaga kualitas konten. Oleh karena itu, penting untuk membuat topik website sesuai dengan passion.

  1. Temukan Topik yang Unik

Apapun bentuknya, tulisan, video atau podcast, kamu perlu membuat konten yang penting tidak hanya untuk diri sendiri, namun untuk orang lain juga. Bagaimana cara menemukan konten yang dianggap penting oleh orang lain? Ada dua cara:

  • Apa yang sering orang atau audiens tanyakan padamu? Hal ini bisa menjadi clue. Awalnya, kamu bisa menjawab pertanyaan apapun yang diajukan oleh audiens di website. Jika pertanyaan yang sama muncul, maka bisa jadi ada banyak audiens yang ingin pertanyaan tersebut dibahas secara khusus.
  • Bagikan solusi untuk masalah besar yang pernah kamu hadapi. Audiens dan kebanyakan orang bisa mengalami masalah yang sama. Jadi, ketika kamu memberikan solusi untuk permasalahan yang dihadapi, ada kemungkinan bahwa solusi tersebut adalah sesuatu yang mereka cari.
  • Blogger
    Sumber: Pixabay

Setelah kamu membuat website dan menambahkan konten di dalamnya, beberapa audiens mungkin akan sesekali datang. Namun kamu juga perlu memberitahu audiens potensial lainnya untuk membangun audiens. Bagaimana caranya supaya audiens tahu keberadaan websitemu? Salah satunya adalah dengan guest post. Menulis artikel untuk website lain yang topik atau nichenya sama dengan websitemu. Kamu bisa mencoba melakukan guest post dengan cara ini:

  • Cari website dengan niche yang sama. Kamu bisa Googling, website mana saja yang menerima guest post lalu menghubungi kontak yang tertera.
  • Tulis artikel yang diinginkan. Kamu juga perlu memastikan tulisan tersebut cocok dengan audiens website.
  • Tulis artikel dengan baik. Anggaplah kamu juga sedang menulis untuk websitemu sendiri. Jangan lupa untuk melakukan proofread supaya memudahkan pemilik website. Kamu juga bisa memberikan artikel lama yang ada di websitemu.
  1. Mulai Membuat Newsletter

Beberapa orang mungkin bertanya, apa manfaatnya membuat newsletter? Banyak orang ragu karena menganggap website mereka kecil. Padahal, membuat newsletter lebih awal akan lebih baik.

  • Lebih banyak engagement. Kamu akan mendapat lebih banyak komen atau feedback yang lebih personal dan menginspirasi dari newsletter, dibandingkan dengan postingan biasa.
  • Mendapat audiens dan social media sharing lebih banyak. Hal sederhana yang bisa kamu lakukan adalah memberitahu audiens bahwa kamu memposting artikel baru. Dan kamu bisa meminta mereka membagikan hal tersebut jika mereka mau. Hal sederhana ini memiliki efek yang positif untuk websitemu.
  • Meningkatkan pembelian. Ketika kamu memberitahu tentang produk baru atau diskon spesial, keuntungan bisa meningkat hingga 2x lipat.
  • Lebih stabil. Ranking di Google bisa tinggi karena faktor-faktor tertentu. Namun hal tersebut tidak selalu stabil. Kamu harus tekun mengoptimasi halaman website. Berbeda dengan email newsletter. Daftar email yang kamu punya adalah milikmu sepenuhnya. Newsletter bisa menjadi kunci untuk tetap stabil ketika tren sangat mudah berganti.
  1. Tingkatkan Engagement dengan Social Media

Bagikan link website melalui social media seperti Twitter, Facebook, LinkedIn, Instagram, dan lain-lain bisa meningkatkan engagement. Tidak hanya itu, kamu juga bisa mendapat pengunjung baru untuk website. Jika sulit membagi waktu, kamu bisa memfokuskan ke satu social media saja. Hal tersebut tidak menutup kemungkinan kamu akan mendapat engagement lebih jika fokus di satu platform, daripada mencoba menggunakan semua social media. Supaya memudahkan audiens membagikan konten website, kamu bisa menginstal plugin WordPress Easy Social Share Button.

  1. Instal Plugin untuk Website yang Lebih Baik

Jika kamu menggunakan WordPress, kamu bisa menyesuaikan fungsi dan tampilan untuk meningkatkan user experience. Kamu bisa menginstal beberapa plugin gratis, seperti:

  • Akismet. Ketika website semakin populer, kamu akan banyak mendapat spam comments. Plugin ini bisa memfilter spam comments.
  • WP Forms Lite. Kamu bisa menggunakan ini di halaman kontak. Audiens bisa mengirim email, dan disaat yang sama, plugin ini akan memfilter email spam yang masuk.
  • WP Rocket. Merupakan plugin esensial dan penting untuk cache. Seperti namanya, WP Rocket akan membuat website memuat lebih cepat. Penting untuk menjaga website tetap prima ketika ada satu artikel viral di social media, karena akan ada banyak pengunjung yang datang di satu waktu.
  • Easy Social Share Buttons. Merupakan plugin untuk social media sharing terbaik. Plugin ini digunakan untuk memunculkan tombol share, seperti yang ada di website-website pada umumnya. Easy Social Share Buttons adalah plugin premium berbayar.
  • Ninja Popups. Plugin ini akan membantu membuat pop up jika kamu membuat newsletter. Selain itu, ada fitur share website ke Facebook, dan lain sebagainya. Dengan plugin ini, kamu bisa meningkatkan jumlah subscriber hingga 30%. Jangan lupa pastikan pop up ini hanya muncul satu kali untuk setiap pengunjung.

Terkait penggunaan plugin, sebaiknya jangan terlalu banyak menginstal, karena bisa menyebabkan malware atau memperlambat performa. Google juga tida suka jika website terlalu lambat.

Blogger
Sumber: Pixabay
  1. Backup Konten Website Mingguan atau Bulanan

Backup hanya memakan waktu beberapa menit dan akan sangat berharga ketika hal buruk terjadi dikemudian hari. Ada banyak plugin gratis yang bisa membantumu dalam hal ini. Kamu bisa memilih salah satu plugin yang paling populer atau plugin yang paling banyak digunakan untuk menghindari resiko seperti terkena hack. Backup offline juga sangat penting. Tidak hanya backup online, kamu perlu melakukan backup kemudian menyimpannya di Hardisk External.

  1. Selalu Mencari Cara Baru untuk Menjaga Audiens Berkembang

Bahasan diatas sudah menyinggung sedikit tentang bagaimana cara mendapatkan audiens. Seperti menggunakan social media, membuat konten yang berkualitas, dan meningkatkan performa website. Berikut ini ada beberapa cara lain yang bisa membuat audiens setia mengunjungi website:

    • Buat konten video. Atau kamu bisa mencoba mengubahnya menjadi bentuk podcast. Atau membuat konten artikel dari video yang pernah kamu unggah. Kamu bisa menyajikan informasi yang sama, namun dengan format yang berbeda. Temukan lebih banyak audiens dengan mengunggah video di YouTube dan membuat podcast di Spotify.
    • Bagikan konten terbaik ke Blogger atau Influencer. Hubungi blogger yang sukses atau influencer melalui email, Twitter atau Facebook, kemudian bagikan link website kamu. Jika memang konten tersebut menarik, mereka akan membagikannya kembali ke teman-teman lainnya.
    • Adakan giveaway. Sesekali membagikan barang gratis sebagai bentuk apresiasi kepada subscriber, juga bisa menjaga audiens tetap setia. Kamu bisa mengemas giveaway tersebut dengan mengadakan kuis sederhana.
    • Bagikan ulang konten di social media. Beberapa audiens bisa jadi tidak memperhatikan postingan lama. Beri jeda satu minggu, satu bulan, bahkan satu tahun kemudian, bagikan ulang konten tersebut.
    • Jawab pertanyaan yang sering diajukan. Kamu bisa cek website seperti Quora. Ada banyak orang bertanya berbagai macam hal di website tersebut. Coba jawab pertanyaan yang sesuai dengan niche website. Seringkali pertanyaan tersebut memberi inspirasi tentang apa yang audiens inginkan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa kamu jadikan topik untuk dibahas di podcast, video atau artikel selanjutnya.

      Blogger
      Sumber: Pixabay

Kesimpulan

Ada banyak tips tentang konten di artikel ini, yang mungkin akan membuat kamu kewalahan. Mulailah dengan sesuatu yang sederhana, seperti mencari topik baru dan nama yang bagus untuk websitemu. Setelah kamu memiliki website, lakukan langkah-langkah di atas sedikit demi sedikit. Catat beberapa tips yang penting dan bisa kamu terapkan langsung. Menjadi blogger sukses memang butuh waktu, namun dengan konsisten dan tekun, kamu juga pasti bisa menjadi salah satu blogger sukses. Selamat mencoba!

Ratna Patria

Hi! Ratna is my name. I have been actively writing about light and fun things since college. I am an introverted, inquiring person, who loves reading. How about you?

Artikel

Lainnya


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!