Home  »  Hosting   »   Panduan Konfigurasi W3 Total Cache

Panduan Konfigurasi W3 Total Cache

Last Update:

apa itu W3 Total Cache

Hi DomaiNesians! Merasa website anda lemot dan loadingnya lama? Itu artinya website anda kurang dioptimasi! Tahukah anda jika performa website juga berpengaruh terhadap SEO dan peringkat website di Google? Nah untuk itu, segera lakukan optimasi website WordPress dengan plugin W3 Total Cache. Apa itu W3 Total Cache? Bagaimana cara instalasinya? Bagaimana cara melakukan kombinasi W3 Total Cache dengan Memcached? Yuk ikuti penelusuran Tim Support berikut ini.

Apa itu W3 Total Cache?

W3 Total Cache adalah plugin WordPress yang berfungsi untuk mengoptimalkan kinerja suatu website. Dengan plugin ini, anda dapat mengelola beberapa cache yang ada di server. Berbeda dengan Memcached yang berfungsi untuk meringankan load database, kombinasi antara Memcached dengan W3 Total Cache ini dapat menjadi solusi pengelolaan cache data yang cukup besar di WordPress anda.

Bagaimana Cara Instalasi W3 Total Cache?

Sekarang anda sudah tahu apa itu W3 Total Cache. Selanjutnya anda akan dijelaskan cara instalasi W3 Total Cache. Oiya, sebelum melakukan instalasi W3 Total Cache pastikan option memcache dan memcached pada versi php telah aktif! Hal tersebut bertujuan apabila instalasi telah selesai, maka anda dapat langsung menggunakan plugin W3 Total Cache ini. Jika belum aktif, maka silahkan login cPanel. Kemudian, pada form pencarian, silahkan ketik “php version“. Pilih Select PHP Version. Silahkan beri tanda centang pada memcache dan memcached. Setelah itu, jangan lupa klik Save. Agar konfigurasi tersebut tersimpan dalam pengaturan cPanel.

Adapun langkah- langkah dalam instalasi W3 Total Cache di WordPress yaitu,

1. Login WordPress

Buka website berbasis wordpress yang anda miliki kemudian tambahkan /wp-admin atau /wp-login di belakang nama domain. Misalnya www.namadomain.com/wp-admin. Kemudian isikan username dan password dari WordPress itu sendiri. Lalu klik Log In
apa itu W3 Total Cache

2. Menambahkan Plugin W3 Total Cache

Setelah itu anda akan diarahkan ke dashboard website. Kemudian pilih Plugins pada bagian sidebar. Klik Add New.
apa itu W3 Total Cache

3. Menginstall Plugin W3 Total Cache

Pada kolom pencarian tuliskan W3 Total Cache kemudian enter. Maka akan muncul plugin yang ingin diinstall. Setelah itu klik Install Now

. apa itu W3 Total Cache
Maka W3 Total Cache telah terinstall di WordPress anda. Untuk mengaktifkan plugin ini, silahkan klik Activate Plugin.

apa itu W3 Total Cache

4. Mengelola Cache

Setelah proses aktivasi selesai, maka pada sidebar terdapat menu tambahan yaitu Performance. Dengan menu ini, anda dapat mengelola cache yang ada di website.

apa itu W3 Total Cache

Pada Performance pilih General Settings dan pilih cache yang anda inginkan. Misalnya page cache, database cache, object cache, browser cache atau yang lainnya. Pada masing- masing cache terdapat cache method yang harus anda sesuaikan. Karena di sini anda akan menggunakan memcached, maka silahkan pilih Memcached. Pastikan pada php selector anda telah menggunakan memcache dan memcached. Setelah itu klik Save all settings.

apa itu W3 Total Cache

Pada database cache, silahkan tulis direktori sock file yang ada di cPanel tadi. Untuk plugin versi lama silakan gunakan unix:/// misalnya unix:////home1/cyberplx/memcached.sock. Tetapi apabila anda menggunakan plugin W3 Total Cache versi terbaru (minimal 0.9.5) silahkan tulis sesuai direktori sock file  /home/cyberplx/memcached.sock. Namun, kami menyarankan anda mengggunakan plugin versi terbaru agar lebih mudah dan nyaman. Jadi, silakan update plugin anda!

Apabila anda merasa bingung tentang penggunaan unix:/// atau tidak, silahkan melakukan test seperti gambar berikut.

a. Test Benar

Maka penulisan direktori sock file benar. Dan proses aktivasi Memcached telah berhasil.

apa itu W3 Total Cache

b. Test Salah

Hal ini berarti, penulisan direktori sock file salah.

apa itu W3 Total Cache

Apabila penulisan direktori sock file salah maka, Memcached belum bisa running pada hosting anda. Silahkan tulis  direktori sock file secara benar!

apa itu W3 Total Cache

5. Pengecekan Memcached dan W3 Total Cache

Untuk mengetahui fitur Memcached berjalan atau tidak, silahkan buka WordPress anda. Lalu klik kanan kemudian pilih View Page Source. Silahkan scroll pada bagian bawah maka akan terlihat seperti gambar di bawah ini. Hal itu berarti plugin W3 Total Cache yang dikombinasikan dengan Memcached telah berhasil terinstall di WordPress anda.

apa itu W3 Total Cache

Kesimpulan

Bagaimana? Sekarang sudah tahu kan apa itu W3 Total Cache, cara instalasi serta cara mengkombinasikan dengan Memcached. W3 Total Cache merupakan salah satu plugin yang berfungsi untuk mengoptimalkan kinerja suatu website. Bersama dengan Memcached, plugin ini dapat mengelola cache yang ada di server serta meringankan load database. Mau menikmati fitur W3 Total Cache? Segera pesan hosting murah dengan fitur-fitur terbaik yang disediakan DomaiNesia seperti penggunaan SSD, tersedianya fitur backup dan restore harian, serta garansi uang kembali.


Pindah ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia?
Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, migrasikan layanan saya!