Logo DomaiNesia
  • Home
  • Tips
  • Cara Upgrade Blog Tanpa Merusak SEO

Cara Upgrade Blog Tanpa Merusak SEO

Oleh Ratna Patria

Upgrade blog biasanya bertujuan untuk rebranding dan memperbaiki kekurangan blog sebelumnya. Dalam artian untuk meningkatkan kualitas blog dari yang semula biasa saja menjadi lebih baik lagi. Dalam dunia blog, upgrade blog juga sering disebut migrasi blog. Bisa dari domain .blogspot ke .com atau dari .com ke .com lainnya.

Selain mengganti alamat domain, upgrade blog juga biasanya ikut merubah tampilan website. Tentu saja ada manfaat jika suatu blog melakukan upgrade, tapi ternyata hal tersebut juga punya kelemahan. Salah satunya yakni bisa merusak SEO blog. SEO yang rusak biasanya terjadi karena adanya perubahan pada sistem algoritma Google, terkena serangan SEO negatif, atau bahkan karena tampilan blog yang berubah.

Hal itulah yang bisa menjadi penyebab blog mu sudah tidak berada pada halaman pertama mesin pencari lagi. Yang artinya akan ada penurunan jumlah pengunjung blog ketika kamu melakukan hal ini. Tapi kamu tidak usah khawatir, karena kali ini DomaiNesia akan menjelaskan bagaimana cara upgrade blog tanpa merusak SEO. Simak langkah-langkahnya berikut ini ya!

upgrade blog
Sumber: Pixabay
  1. Periksa URL dan Statistik Blog

Keputusan memperbarui konten dan desain blog perlu kamu pikirkan matang-matang karena kamu harus tahu apa saja info yang akan berubah. Beberapa hal yang bisa kamu lakukan adalah:

  • Gunakan Plugin Yoast SEO untuk Sitemap Blog

Memeriksa sitemap yang ada di blog. Jika kamu belum mempunyai sitemap blog, kamu bisa menggunakan plugin Yoast SEO. Hal ini bertujuan agar kamu dapat melihat semua URL yang ada di blog kamu. Sehingga sebelum upgrade blog, kamu tau link mana saja yang penting dan mana yang tidak. Jangan sampai ketika kamu ada link-link yang berubah atau hilang yang malah nantinya akan berdampak pada SEO.

  • Gunakan Plugin JetPack untuk Statistik

Gunakan plugin seperti JetPack untuk melihat dan menganalisa statistik pada blog kamu. Perhatikan dari mana sumber visitor berasal, artikel atau halaman mana yang paling banyak dikunjungi, dan informasi krusial lainnya seperti jumlah pengunjung per harinya.

  1. Upgrade Blog dan Lakukan Pengujian

Lakukan perbaikan pada link yang rusak, koreksi kesalahan tulisan, dan optimalkan blog menjadi lebih baik dari sebelumnya. Jika sudah selesai maka lakukan pengujian. Cara paling mudah adalah dengan mengujinya pada server yang berbeda dari blog utama. Kamu bisa menggunakan localhost seperti XAMPP, WAMP atau server lokal lainnya sebelum kamu upgrade di blog utama kamu.

Hal ini bertujuan agar kamu bisa merevisi jika terjadi kesalahan desain, tulisan, dan hal penting lainnya. Jangan lupa gunakan data-data blog yang ada di sitemap sebelumnya agar proses pengujian memberikan hasil yang lengkap.

upgrade blog
Sumber: Pixabay
  1. Menentukan Pengalihan Tautan Lama ke Halaman Baru

Ketika blog yang kamu miliki telah berhasil masuk peringkat yang sangat baik dalam hasil pencarian, kemungkinan besar kamu sudah memiliki banyak backlink berkualitas tinggi. Atau, jika kamu mendapatkan SEO Boost dari halaman tertentu dan URL halaman kamu telah berubah, maka kamu akan kehilangan boost itu ketika hasil link ke halaman menunjukkan kode 404 error.

Beri kode untuk setiap URL yang berubah atau yang hilang, dengan membuat 301 redirect. Kode 301 redirect mencegah pengguna melihat kesalahan dan juga ini cara yang sempurna untuk mengizinkan mesin pencari mengetahui bahwa URL laman web tertentu telah diubah.

Hal ini dapat mengamankan blog kamu agar tidak kehilangan SEO ketika upgrade blog dan halaman baru akan mendapatkan kembali SEO dari halaman lama. Simpan semua catatan pengalihan sehingga kamu akan memiliki daftar untuk menguji setelah situs baru ditayangkan.

  1. Tayangkan dan Periksa Lagi

Lakukan peluncuran bahkan ketika pengunjung blog mu masih sedikit untuk melakukan tes dan memastikan bahwa semuanya bekerja dengan baik. Hal ini untuk mengetahui, yang kamu lakukan apakah sudah bekerja atau belum. Cari tahu, apakah ada yang bermasalah, sehingga kamu dapat memperbaikinya sesegera mungkin sebelum user yang menemukan masalahnya. Pasca peluncuran, kamu masih harus melakukan verifikasi dengan beberapa langkah berikut:

  • Halaman baru dimuat dengan benar dan muncul seperti yang kamu harapkan.
  • Semua link internal bekerja dengan benar.
  • 301 redirect berfungsi sesuai keinginan.
  • Semua kode kustom dan sambungan database berjalan dengan benar.
  • Memastikan bahwa kata kunci penting disertakan dalam header halaman, judul, dan deskripsi meta agar SEO tetap terdeteksi.
  1. Kirim Sitemap Anda ke Google

Setelah yang kamu lakukan sudah selesai, maka mesin pencari biasanya akan menurunkan peringkat situs kamu untuk sementara. Mengubah keseluruhan isi konten, struktur blog, dan tampilan memiliki potensi untuk mengubah nilai SEO blog, sehingga mesin pencari harus menilai kembali dengan benar untuk menetapkan peringkat baru dan biasanya membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Langkah yang bisa kamu gunakan adalah membuat ulang sitemap baru yang menyertakan seluruh koleksi URL tujuan dan setiap URL menavigasi ke halaman yang tepat, tanpa memunculkan kode kesalahan 404 error. Kamu harus menggunakan sitemap baru tersebut sebagai alat untuk memvalidasi link blog kamu dengan cara:

  • Beri nama file XML sitemap “sitemap.xml”, dan tambahkan ke direktori root web server.
  • Buka halaman Beranda Google Search Console.
  • Pilih peta situs dari menu.
  • Masukan sitemap.xml di bidang teks di akhir domain Anda.
  • Klik Kirim.

Langkah ini akan menginstruksikan Google untuk mengevaluasi kembali situs blog kamu, memberikan sitemap yang lebih rinci pada mesin pencari terhadap semua konten sehingga peringkat blog akan didasarkan pada gambaran yang akurat dari halaman situs yang baru berdasarkan statistik blog sebelumnya.

upgrade blog
Sumber: Pixabay

Jangan Takut Memperbaiki Blog

Sebelum melakukan upgrade pada blog, pastikan bahwa lebih banyak dampak positif yang akan kamu dapatkan daripada dampak negatifnya. Karena tentu saja hal utama kamu dalam membuat blog adalah agar situs banyak dikunjungi. Dan dengan melakukan upgrade, maka nilai SEO pada blog baru akan menurun dan memerlukan waktu agar bisa kembali baik seperti blog sebelumnya.

Tapi jika kamu sudah menerapkan langkah-langkah di atas, maka kamu tidak perlu takut untuk Upgrade Blog Tanpa Merusak SEO. Pastikan kamu melakukan pengecekan ulang sehingga tidak merusak elemen penting SEO selama melakukan proses upgrade tersebut ya. Semoga bermanfaat!

Ratna Patria

Hi! Ratna is my name. I have been actively writing about light and fun things since college. I am an introverted, inquiring person, who loves reading. How about you?

Artikel

Lainnya


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!