11 Tempat Belajar WordPress dari Nol untuk Pemula
Hi DomaiNesians! Belajar WordPress dari nol tidak harus dimulai dengan memahami coding. Pemula dapat mempelajari cara menggunakan dashboard, membuat halaman, memasang tema dan plugin, mengatur tampilan, hingga mengoptimalkan website melalui berbagai materi belajar yang tersedia secara online.
Namun, sumber belajar WordPress mempunyai fokus dan tingkat kesulitan yang berbeda. Beberapa menyediakan tutorial dasar secara gratis, sedangkan sumber lainnya menawarkan kursus terstruktur untuk SEO, pengembangan website, atau pengelolaan WordPress yang lebih lanjut.
Kalau kamu ingin belajar sekaligus membuat website pertama, kamu juga dapat mengikuti panduan cara membuat website dari nol dengan WordPress. Setelah itu, gunakan 11 tempat belajar WordPress berikut untuk memperdalam materi sesuai kebutuhanmu.

1. WPBeginner
WPBeginner cocok untuk pemula yang menyukai tutorial WordPress berbentuk langkah demi langkah. Materinya mencakup pembuatan website, tema, plugin, keamanan, optimasi performa, blogging, hingga pemecahan berbagai error yang sering ditemukan pengguna WordPress.
Kamu dapat menggunakan WPBeginner ketika menemui kebutuhan yang spesifik karena materi di dalamnya disusun berdasarkan berbagai kasus penggunaan WordPress. Tersedia pula materi berbentuk video dan glossary untuk membantu pengguna memahami istilah teknis yang belum familiar.
Sebelum mengikuti tutorial, pastikan kamu memahami platform WordPress yang sedang digunakan. Kamu dapat membaca perbedaan WordPress.com dan WordPress.org karena keduanya memiliki model pengelolaan website yang berbeda.
2. Learn WordPress
Learn WordPress merupakan tempat yang tepat apabila kamu ingin mempelajari WordPress langsung melalui sumber resmi ekosistem WordPress. Materinya tersedia untuk berbagai tingkat kemampuan, mulai dari pengguna pemula hingga developer dan desainer WordPress.
Pemula dapat memulai dari learning path yang membahas penggunaan dashboard, pembuatan dan pengelolaan konten, penggunaan tema, plugin, serta berbagai fitur WordPress. Setelah menguasai dasar tersebut, kamu dapat melanjutkan ke materi pengembangan plugin, theme development, keamanan, atau pengembangan WordPress lainnya.
Karena materinya terstruktur berdasarkan tingkat kemampuan dan topik, Learn WordPress cocok digunakan sebagai jalur belajar utama. Kamu kemudian dapat menggunakan sumber lain dalam daftar ini untuk mempelajari kasus yang lebih spesifik.
3. Yoast SEO Academy
Setelah memahami penggunaan WordPress, kamu dapat mulai mempelajari bagaimana website ditemukan melalui mesin pencari. Yoast SEO Academy menyediakan materi mengenai SEO, penggunaan WordPress, dan konfigurasi plugin Yoast SEO.
Materi tersebut cocok untuk memahami konsep seperti keyword, struktur konten, optimasi halaman, internal link, dan berbagai aspek SEO lainnya. Sebagian materi dapat dipelajari melalui kursus gratis, sedangkan materi lainnya tersedia sebagai bagian dari layanan premium Yoast.
Untuk memahami penerapannya pada website, kamu juga dapat membaca pembahasan mengenai SEO serta beberapa plugin SEO WordPress yang dapat digunakan untuk membantu proses optimasi.
4. LinkedIn Learning
Lynda yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu penyedia kursus WordPress kini tersedia melalui LinkedIn Learning. Jadi, kamu tidak perlu lagi mencari layanan Lynda secara terpisah seperti pada banyak rekomendasi WordPress lama.
LinkedIn Learning menyediakan learning path WordPress yang dapat digunakan untuk mempelajari dasar pengelolaan website hingga keterampilan yang lebih teknis. Salah satu materinya adalah WordPress Essential Training yang membahas berbagai dasar penggunaan WordPress secara lebih terstruktur.
Model pembelajaran seperti ini cocok jika kamu lebih nyaman mengikuti materi sesuai urutan daripada mencari tutorial secara terpisah. Pastikan kamu memeriksa cakupan materi dan tingkat kesulitannya sebelum memilih kursus.
Kalau ingin langsung mempraktikkan materi pada website sendiri, kamu dapat menggunakan Hosting WordPress DomaiNesia. Dengan website sendiri, materi tentang tema, plugin, halaman, dan konfigurasi WordPress dapat langsung kamu coba.
5. WP101
WP101 dapat menjadi pilihan jika kamu lebih nyaman belajar WordPress melalui video. Materinya dirancang sebagai rangkaian tutorial sehingga pengguna dapat mengikuti proses belajar secara bertahap tanpa harus menentukan urutan materi sendiri.
Selain kursus dasar WordPress, WP101 menyediakan materi tambahan yang berkaitan dengan pengelolaan website. Akses penuh terhadap materi menggunakan sistem berbayar dengan beberapa pilihan masa akses, sehingga kamu perlu mempertimbangkan kebutuhan belajar sebelum berlangganan.
Apabila tujuan utamamu adalah menggunakan WordPress untuk membuat blog, lanjutkan praktik dengan membaca panduan cara membuat blog profesional. Dengan begitu, materi mengenai dashboard dan pengelolaan konten dapat langsung diterapkan pada sebuah proyek.
6. WordPress.com Courses
WordPress.com Courses menyediakan kursus yang membantu pengguna mempelajari pengelolaan website pada platform WordPress.com. Materinya tersedia dalam bentuk pembelajaran bertahap yang membahas pembuatan website, blog, toko online, hingga pengembangan audience.
Sumber ini paling relevan apabila website yang kamu kelola berada di WordPress.com. Beberapa konsep dasar penggunaan editor WordPress tetap dapat membantu memahami ekosistem WordPress, tetapi fitur hosting, tema, plugin, dan pengelolaan server dapat berbeda dengan instalasi WordPress self-hosted.

7. Udemy
Udemy menyediakan berbagai kursus WordPress dari banyak instruktur. Pilihan materinya beragam, mulai dari WordPress untuk pemula, pembuatan website bisnis, WooCommerce, penggunaan Block Editor, hingga pengembangan website yang lebih teknis.
Karena setiap kursus dibuat oleh instruktur yang berbeda, jangan memilih hanya berdasarkan judul. Periksa tanggal terakhir pembaruan, kurikulum, contoh materi, serta ulasan peserta agar tutorial yang kamu ikuti masih sesuai dengan tampilan dan fitur WordPress yang digunakan saat ini.
Jika tujuanmu adalah membuat website penjualan, pilih kursus yang membahas WordPress bersama WooCommerce. Kamu juga dapat menggunakan panduan cara membuat toko online sebagai materi praktik tambahan.
8. Blog dan Panduan DomaiNesia
Kalau kamu membutuhkan materi WordPress berbahasa Indonesia, Blog dan Panduan DomaiNesia dapat digunakan sebagai sumber belajar sekaligus referensi praktik. Materinya mencakup instalasi WordPress, pengelolaan halaman, plugin, keamanan, performa, domain, hosting, hingga penyelesaian berbagai masalah teknis.
Pemula dapat memulai dari panduan cara install WordPress sebelum mempelajari pengelolaan website lebih lanjut. Setelah WordPress dapat diakses, lanjutkan dengan mempelajari cara membuat halaman WordPress untuk memahami penggunaan dashboard dan editor.
Kelebihan menggunakan tutorial berbasis praktik adalah kamu dapat mempelajari WordPress sambil mengerjakan website nyata. Jika menemukan istilah atau konfigurasi yang belum dipahami, kamu dapat kembali ke panduan yang membahas topik tersebut secara lebih khusus.
Saatnya mempraktikkan materi yang sudah dipelajari
Mulai Praktik WordPress di Website Sendiri
Gunakan WordPress Hosting DomaiNesia untuk mulai mencoba pengelolaan halaman, tema, plugin, dan berbagai materi WordPress langsung pada website milikmu.
9. FirstSiteGuide
FirstSiteGuide menyediakan berbagai panduan untuk membangun dan mengembangkan kehadiran online. Salah satu kategori materinya membahas WordPress, mulai dari dasar penggunaan hingga pengelolaan beberapa bagian website.
Sumber ini cocok jika kamu ingin mempelajari WordPress sekaligus memahami konteks yang lebih luas seperti blogging, pembuatan website, domain, dan pengembangan bisnis online. Pemula dapat menggunakan panduan dasarnya sebelum berpindah ke materi WordPress yang lebih teknis.
10. WPMU DEV Blog
WPMU DEV Blog dapat digunakan ketika pengetahuan dasar WordPress kamu sudah mulai berkembang. Blog tersebut banyak membahas pengelolaan WordPress, performa, keamanan, pengembangan, dan berbagai pembahasan teknis lainnya.
Karena sebagian materi ditujukan untuk pengguna yang sudah memahami dasar WordPress, kamu tidak harus membacanya secara berurutan. Gunakan WPMU DEV ketika kamu ingin mempelajari topik tertentu secara lebih dalam setelah memahami dashboard, tema, plugin, dan struktur dasar website.
11. YouTube
YouTube menjadi alternatif jika kamu lebih mudah memahami proses melalui demonstrasi visual. Kamu dapat menemukan tutorial mengenai instalasi WordPress, pengelolaan dashboard, pembuatan blog, website bisnis, portfolio, WooCommerce, hingga troubleshooting.
Namun, perhatikan tanggal publikasi dan versi WordPress yang digunakan dalam video. Antarmuka dashboard, Block Editor, Site Editor, tema, maupun plugin dapat berubah sehingga tutorial yang terlalu lama mungkin menunjukkan menu yang berbeda dengan website milikmu.
Pilih channel yang menjelaskan setiap tahap dengan jelas dan memberikan konteks mengenai pengaturan yang dilakukan. Hindari mengikuti konfigurasi teknis hanya karena terlihat cepat apabila video tersebut tidak menjelaskan fungsi atau risikonya.

Mulai Belajar WordPress dari Materi yang Sesuai
Belajar WordPress akan lebih mudah jika kamu mengikuti materi berdasarkan kebutuhan. Pemula dapat memulai dari Learn WordPress atau WPBeginner untuk memahami dasar, kemudian menggunakan YouTube atau kursus video jika membutuhkan demonstrasi yang lebih visual.
Setelah memahami dashboard, halaman, tema, dan plugin, lanjutkan dengan materi SEO, keamanan, performa, serta pengelolaan website. Cara belajar yang paling efektif adalah menggabungkan teori dengan praktik agar setiap fitur yang dipelajari langsung mempunyai konteks penggunaan yang jelas.
Kamu juga tidak perlu menguasai pemrograman untuk mulai menggunakan WordPress. Pengetahuan coding baru menjadi lebih penting ketika kamu ingin melakukan kustomisasi tingkat lanjut, membuat tema atau plugin sendiri, maupun mengembangkan fungsi yang tidak tersedia melalui fitur bawaan WordPress.