Apa itu Bandwidth? Pengertian dan Fungsi Bandwidth3 min read

4.5/5 (2)

Bandwidth adalah volume informasi per unit waktu yang bisa ditangani oleh media transmisi, misalnya koneksi internet. Koneksi internet dengan bandwidth yang lebih besar bisa memindahkan sejumlah data (misalnya file video) jauh lebih cepat daripada koneksi internet dengan bandwidth yang lebih rendah. Bandwidth biasanya dinyatakan dalam bit per detik, misalnya 60 Mbps untuk menjelaskan kecepatan transfer data 60 juta bit (megabit) per detik.

Berapa Banyak Bandwidth yang Kamu Perlu?

Berapa banyak bandwidth yang kamu perlu tergantung pada apa yang ingin kamu lakukan dengan koneksi internet. Yang jelas, semakin besar bandwidth yang kamu punya, lebih baik. Tapi perlu juga disesuaikan dengan pengeluaran kamu, ya DomaiNesians. Kalau kamu tidak ada plan khusus, seperti membuka social media atau streaming drama Korea, plan yang berkecepatan rendah mungkin akan baik-baik saja. Tetapi jika kamu punya beberapa TV untuk streaming, beberapa komputer, tablet dan perangkat lain untuk melakukan hal-hal penting, kamu perlu bandwidth yang lebih besar.

Bandwidth Sering Diumpamakan Dengan Pipa

Data untuk bandwidth adalah sama dengan jumlah air pada pipa dengan ukuran tertentu. Ketika bandwidth bertambah, begitu pula jumlah data yang dapat mengalir dalam jumlah waktu tertentu. Sama seperti ketika diameter pipa meningkat, jumlah air yang dapat mengalir pun kan meningkat. Kalau kamu sedang streaming film, kakak dan adik bermain game online, lalu ibu kamu mengunduh cara memasak masakan Turki, dan ayah kamu menonton video online kiriman grup reuni sekolah, bisa jadi keluarga kamu akan merasa internetnya melambat. Ini ada hubungannya dengan bandwidth.

bandwidth adalah

Sumber: Pixabay

Seumpama pipa air dengan ukuran yang sama, kemudian keran di kamar mandi dan di halaman dihidupkan. Maka tekanan di setiap titik akan berkurang. Pipa air di rumah adalah bandwidth, keran yang dihidupkan adalah aktivitas internet yang kamu lakukan, dan tekanan air adalah “kecepatan” di setiap perangkat. Besarnya bandwidth adalah seberapa besar kamu bisa membeli layanannya. Meskipun kamu bisa melakukan streaming tanpa terputus, ketika ada perangkat lain mengunduh file, kapasitas tersebut akan terbagi ke perangkat lain.

Dua Jenis Bandwidth

Dua jenis bandwidth ini dibedakan berdasarkan jenisnya. Kedua jenis bandwidth adalah digital dan analog. Bandwidth digital memberikan informasi mengenai kapasitas dengan cara digital. Data yang ditampilkan berupa kapasitas yang digunakan dalam saluran transmisi dalam satuan bit, baik menggunakan kabel maupun nirkabel. Sementara untuk bandwidth analog, satuan yang digunakan untuk menghitung adalah Hertz (Hz). siklus ini akan menentukan seberapa banyak informasi yang bisa ditransmisikan oleh jaringan dalam waktu tertentu.

Pembelian Bandwidth

Bandwidth sering dibeli oleh perusahaan telekomunikasi. Sebagian besar bandwidth dijual dengan “Up To” yang artinya pembeli mungkin mendapatkan hingga 40 MB/s. Namun hal yang perlu diketahui adalah kamu tidak selalu memiliki kecepatan tersebut saat menggunakan koneksi. Kecepatan bisa jadi lebih tinggi atau lebih rendah pada waktu-waktu tertentu dalam satu hari. Pengukuran bandwidth adalah dengan membebankan biaya untuk penggunaan tertentu. Misalnya pemilik situs membayar host situs web hanya untuk jumlah bandwidth yang digunakan oleh situs web tertentu selama tiga bulan.

bandwidth adalah

Sumber: Pixabay

Tips Kecil Terkait Bandwidth

Beberapa download manager mendukung kontrol bandwidth. Seperti halnya beberapa berbagai layanan backup service online seperti Cloud dan Torrent. Kedua layanan tersebut sangat berurusan dengan bandwidth yang besar, jadi masuk akal kalau mereka memiliki opsi untuk membatasi akses. Jika kamu ingin mengunduh file 10 GB, file yang terhitung sangat besar. Daripada mengunduh selama berjam-jam dengan menggunakan semua bandwidth yang tersedia, kamu bisa menggunakan pengelola unduhan dan meminta program untuk menggunakan 10% dari bandwidth yang tersedia. Yang jelas, ini memang akan menambah waktu mengunduh, namun akan memberikan sisa bandwidth lebih banyak untuk kegiatan lain sembari menunggu unduhan selesai.

Suatu hal lain yang mirip dengan mengontrol bandwidth adalah perlambatan bandwidth atau bandwidth throttling. Ini juga merupakan kontrol bandwidth yang dilakukan secara sengaja. Bandwidth throttling terkadang ditetapkan oleh penyedia layanan internet untuk membatasi jenis traffic tertentu, seperti streaming Netflix atau berbagi file. Bisa juga untuk membatasi semua lalu lintas selama periode waktu tertentu. Kinerja jaringan ditentukan oleh berapa banyak bandwidth yang kamu miliki. Faktor-faktor seperti latensi, jitter dan packet loss yang dapat berkontribusi pada kinerja yang kurang efektif dalam jaringan tertentu. Beberapa elemen lain yang bisa membuat internet menjadi lambat adalah hardware yang sudah lama, virus, add-on pada browser, dan koneksi wifi yang lemah.

Please rate this

Pindah ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia?
Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, migrasikan layanan saya!

Komentar