Home  »  Reseller   »   Panduan Reseller Domain DomaiNesia Untuk Pemula

Panduan Reseller Domain DomaiNesia Untuk Pemula

Last Update:

cara menjadi reseller domain di domainesia
Hi DomaiNesians! Kata orang, kesuksesan bisa datang darimanapun lho! Dikutip dari New York Times Magazine, kesuksesan bisa datang dari kesalahan kita juga. Nah, pernah mencoba merintis bisnis dengan menjadi reseller?Ada beberapa keuntungan jika kamu berbisnis dengan menjadi reseller. Selain mudah, anda bisa meminimalisir modal lho! Apalagi di dunia Domain dan Hosting. Hanya butuh laptop dan banyak iklan ke teman-teman, maka anda bisa dapatkan keuntungan. Gimana? Pengen merintis bisnis di dunia domain dan hosting? Yuk jadi reseller domain di DomaiNesia aja! Kamu bisa mendapatkan keuntungan dari setiap domain yang berhasil terjual. Sebelum itu, kamu perlu tahu beberapa hal berikut.

Saya Ingin Menjadi Reseller Domain di DomaiNesia !

Untuk menjadi reseller domain di DomaiNesia, kamu harus punya akun DomaiNesia terlebih dahulu kemudian tentukan ingin menjadi reseller domain TLD atau domain ID. Mengapa? Karena, baik domain TLD dan domain ID memiliki halaman pengelolaan yang BERBEDA. Baik dari halaman pendaftaran reseller, tambah deposit, pengelolaan hingga pengelolaan di customer. Jadi, pastikan kamu ingin menjual domain apa. Jika ingin menjual domain .COM, .NET, .ORG dan sebagainya kamu bisa memilih domain TLD. Jika ingin menjual domain .ID, .CO.ID, .MY.ID, dan sebagainya kamu bisa memilih domain ID. Setelah mendaftar, kamu harus melakukan tambah deposit kemudian membeli domain dengan harga khusus reseller. Setiap deposit yang ditambahkan akan dikenakan PPN 10%.

Baca Juga: Apa Saja Jenis Domain TLD dan ID?

Bagaimana Jika Saya Ingin Menjadi Reseller Domain TLD dan ID?

Bisa dong! Kamu hanya perlu punya akun di DomaiNesia dahulu lalu mendaftar menjadi reseller domain TLD dan ID satu persatu sesuai dengan panduan yang ada di DomaiNesia. Berikut ini langkah-langkah yang harus kamu tempuh untuk menjadi reseller domain,

1. Memiliki Akun DomaiNesia

Pertama-tama, buka https://www.domainesia.com/reseller-domain/ pada web browser. Kemudian silakan login ke akun DomaiNesia. Lalu klik Sign In lalu masukkan username dan password. Bagi anda yang belum punya akun, silakan klik Sign Up.

2. Daftar Menjadi Reseller Domain

Reseller Domain TLD

Untuk menjadi reseller domain TLD (.COM, .NET, .ORG dan sebagainya), klik Daftar menjadi Reseller TLD. Kemudian ikuti beberapa step pada Panduan Cara Mendaftar Reseller Domain TLD

Reseller Domain ID

Untuk menjadi reseller domain ID ( ID, CO.ID dan sebagainya), klik Daftar menjadi Reseller ID. Setelah itu, silakan ikuti step by step pada Panduan Cara Mendaftar Reseller Domain ID

 

Nah, kami sarankan alamat email reseller sama dengan alamat email akun DomaiNesia saja ya! Selain lebih mudah dan tidak ribet, anda tidak akan kelupaan. Informasi yang akan kami berikan dapat anda ketahui dengan cepat tanpa harus membuka dua email sekaligus.

Panduan Menjadi Reseller Domain

reseller domain di domainesia

Untuk menjadi reseller domain kamu harus mengikuti beberapa tahapan yang ada di panduan sebagai berikut. Ingat! Harus urut ya DomaiNesians!

Reseller Domain TLD

1.Cara Mendaftar Reseller Domain TLD
2.Panduan Tambah Deposit Untuk Reseller Domain
3.Cara Membeli Domain Untuk Reseller Domain TLD
4.Cara Mengelola Kontrol Panel Reseller Domain TLD
5.Panduan Mengelola Website Untuk Reseller Domain TLD

Reseller Domain ID

1.Cara Mendaftar Reseller Domain .ID
2.Panduan Tambah Deposit Untuk Reseller Domain
3.[Part 1] Cara Mengelola Kontrol Panel Reseller Domain ID
4.[Part 2] Cara Mengelola Kontrol Panel Reseller Domain ID

Tentang PPN DomaiNesia

Karena DomaiNesia sekarang sudah termasuk PKP atau Pengusaha Kena Pajak, maka setiap deposit yang dibayarkan akan dikenakan PPN (Pajak Pertambahan Nilai). Apa itu PKP? Dikutip dari Online Pajak, PKP adalah pengusaha/bisnis/perusahaan yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) dan/atau penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP) yang dikenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN) berdasarkan Undang-undang Pajak Pertambahan Nilai (UU PPN) 1984 dan perubahannya.

Lalu apa itu PPN? Dikutip dari Online Pajak, Pajak Pertambahan Nilai atau PPN adalah pungutan yang dibebankan atas transaksi jual-beli barang dan jasa yang dilakukan oleh wajib pajak pribadi atau wajib pajak badan yang telah menjadi Pengusaha Kena Pajak (PKP). Jadi, yang berkewajiban memungut, menyetor dan melaporkan PPN adalah para Pedagang/Penjual. Namun, pihak yang berkewajiban membayar PPN adalah Konsumen Akhir.

Apakah setiap customer di DomaiNesia kena pajak? Iya, benar!

Apakah setiap customer di DomaiNesia harus menghitung pajak sendiri? Tidak! Anda tidak perlu menghitung total pajak yang akan dikenakan. Karena, sistem kami secara otomatis akan menghitungnya.

Apakah nominal deposit yang dimasukkan sudah termasuk PPN? Sudah! Setiap nominal yang ingin ditambahkan sudah termasuk PPN sebesar 10%

Kesimpulan

Dapatkan keuntungan lebih dengan menjadi reseller domain TLD dan ID di DomaiNesia. Kamu bisa mendapatkan harga domain yang lebih murah dibandingkan yang lainnya. Selain itu, kamu bisa merintis usaha bisnis di bidang domain deh! Jika ada pertanyaan, jangan ragu untuk menghubungi Tim Support DomaiNesia ya! Kamu bisa melaporkan segala permasalahan melalui kirim tiket atau melalui live chat. Salam DomaiNesia!


Pindah ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia?
Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, migrasikan layanan saya!