• Home
  • SSL
  • Cara Mengubah Format Sertifikat SSL .crt ke .pem

Cara Mengubah Format Sertifikat SSL .crt ke .pem

Oleh Mila Rosyida
No ratings yet.

Cara Mengubah Format Sertifikat SSL .crt ke .pem – Hi DomaiNesians! Pada dasarnya untuk melakukan instalasi SSL pada suatu website, sertifikat SSL yang digunakan memang berformat .crt. Namun terdapat beberapa webserver yang tidak menggunakan format .crt untuk melakukan instalasi SSL. Misalnya menggunakan format sertifikat SSL yang lain yaitu format .pem. Ketika sertifikat SSL berformat .crt kemudian dilakukan instalasi oleh webserver yang tidak support .crt akan menjadi masalah bukan? Nah, maka dari itu DomaiNesians harus mengubah terlebih dahulu. Lalu bagaimana cara mengubah format sertifikat SSL .crt ke .pem? Pada panduan ini akan membahas mengenai bagaimana cara mengubah format sertifikat SSL .crt ke .pem.

Apa itu Sertifikat SSL?

SSL adalah kepanjangan dari Secure Socket Layer. Menurut Wikipedia, SSL akan melindungi website anda dari serangan orang yang tidak bertanggung jawab. SSL akan bekerja dengan membuat suatu jalur terenkripsi antara website dan web browser. Sehingga informasi yang terdapat dalam website akan aman dari pencurian orang lain. Ibarat pagar yang mengelilingi rumah, SSL akan melindungi website dari berbagai indikasi pencurian data. Biasanya pada url suatu website yang memiliki sertifikat SSL akan bertransformasi menjadi HTTPS bukan lagi HTTP. Buat kamu yang belum memiliki SSL untuk melindungi websitemu, segera order SSL di DomaiNesia ya! Untuk panduannya silahkan baca Cara Order Sertifikat SSL Murah DomaiNesia.

Baca Juga : Tips Memilih SSL Murah DomaiNesia

Cara Mengubah Format Sertifikat SSL .crt ke .pem

Adapun cara mengubah format sertifikat SSL .crt ke .pem adalah :

1. Login MyDomaiNesia

Langkah pertama untuk mengubah format sertifikat SSL .crt ke .pem yaitu, buka https://my.domainesia.com pada web browser. Lalu kamu bisa memasukkan username dan password. Username dan password ini merupakan akun kamu pada saat register di DomaiNesia sebelum pembelian domain maupun hosting.

2. Memilih Sertifikat SSL

Kemudian kamu akan diarahkan ke halaman MyDomaiNesia. Silahkan pilih Menu Services lalu scroll ke bawah pada kolom Others terdapat SSL yang telah kamu order. Klik SSL tersebut.

Masih bingung seberapa pentingkah SSL itu? Yuk, langsung baca Perlukah Saya Menggunakan SSL

3. Mengubah Format Sertifikat SSL

Sekarang kamu berada di dashboard konfigurasi SSL. Pada dashboard konfigurasi SSL kamu dapat melihat :

  • Configuration Status. Pada kolomm ini akan memperlihatkan sejauh mana kamu telah melakukan konfigurasi instalasi SSL. Jika telah selesai konfigurasi maka akan terdapat kata “Completed”.
  • SSL Status. Memperlihatkan status SSL kamu, apakah sudah aktif atau belum.
  • Valid From. Kolom ini berarti bahwa sertifikat SSL yang telah kamu install berlaku sejak kapan.
  • Expires. Berisi tanggal berakhir masa aktif sertifikat SSL.
  • Subscription Starts. Berisi tanggal saat kamu melakukan subcribe terhadap sertifikat SSL.
  • Subscription Ends. Berisi tanggal batas akhir kamu bisa melakukan subcribe terhadap sertifikat SSL.
  • Next Renewal. Berisi pemberitahuan kapan kamu harus melakukan perpanjang SSL. Untuk melakukan perpanjang SSL, silahkan baca panduan Cara Perpanjang SSL.
  • Domain. Nama domain yang diberikan sertifikat SSL.
  • Approver email. Email yang didaftarkan saat melakukan konfigurasi instalasi SSL.

  • Certificate (CRT). Kode sertifikat SSL berformat .crt.
  • Intermediate/Chain files. Kode sertifikat SSL (Certificate Authority Bundle SSL).
  • CSR (Certificate Signing Request). Berisi kode CSR (Certificate Signing Request) sertifikat SSL.
  • Actions. Pada kolom ini kamu bisa melakukan reissue certificate, send certificate, download Intermediate/Chain files, dan lainnya.

Baca Juga : Cara Install SSL di Hosting

Ketika kamu ingin mengubah format sertifikat SSL .crt ke .pem yang harus kamu lakukan selanjutnya dalah melakukan copy sertifikat .crt beserta kode sertifikat SSL CABUNDLE lalu paste dalam 1 file text editor. Misalnya pada panduan kali ini akan menyimpan file sertifikatssl.pem. Pertama, silahkan copy sertifikat SSL .crt pada kolom Certificate (CRT) seperti gambar di bawah ini.

Kemudian kamu bisa membuka text editor seperti Notepad dan sublime text. Lalu paste kode sertifikat SSL .crt tadi. Ingat! Jangan disimpan terlebih dahulu. Setelah itu lakukan hal yang sama terhadap kode sertifukat SSL CABUNDLE. Silahkan copy sertifikat SSL CABUNDLE pada kolom Intermediate/Chain files seperti gambar di bawah ini.

Kemudian kamu bisa paste ke file text editor bersama dengan .crt. Jika sudah, silahkan simpan file ke dalam format .PEM.

Kesimpulan

Jenis format sertifikat SSL untuk melakukan instalasi memang berbeda-beda. Ada webserver yang support menggunakan format .crt, ada juga yang support .pem. Maka dari itu, kamu perlu mengubah format sertifikat SSL .crt ke .pem. Mengubah format sertifikat SSL .crt ke .pem sangat mudah dilakukan. Cukup login ke MyDomaiNesia dan copy-paste kode .crt dan CABUNDLE, kemudian disimpan dalam bentuk format .pem. Buat kamu yang sudah punya SSL tapi belum mengaktifkan SSL, silahkan baca panduan Cara Mengaktifkan SSL.

Mila Rosyida

Halo ! I'm a Technical Content Specialist in DomaiNesia. I love learn anything about Technical, Data, Machine Learning, and more Technology.

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!