• Home
  • Berita
  • [100% Lengkap] Internet of Thing (IOT) Penjelasan, Definisi dan contoh

[100% Lengkap] Internet of Thing (IOT) Penjelasan, Definisi dan contoh

Oleh Ayoni Sulthon
No ratings yet.
[100% Lengkap] Internet of Thing (IOT) Penjelasan, Definisi dan contoh

Internet of thing (IOT), pernahkah kamu mendengarnya sebelumnya? Jika belum, simak penjelasan berikut. Saat ini komputer dan internet, hampir sepenuhnya dibutuhkan manusia untuk segala penyebaran informasi yang saat ini sudah terdiri dari sekitar 76 petabyte (per petabyte adalah 1.024 TB) Informasi.

Semua data tersebut sudah berada di jaringan cloud atau pada Internet sejak pertama kali diunggah dan diciptakan manusia. Semua data tersebut berupa gambar, tulisan, video, music, pemrograman dan masih banyak lagi.

Teknologi adalah kerangka masa depan yang telah diciptakan oleh manusia sejak dimulainya perang dunia ke 2. Hingga saat ini banyak sekali mengalami perubahan dan penemuan baru.

Dan saat itu juga akses jaringan dan sumber daya yang tanpa memerlukan kabel juga berkembang dan banyak menggantikan pemakaian jaringan kabel saat ini.

Internet of Thing (IOT)

IOT termasuk penemuan terbaru yang saat ini sedang dikembangkan karena memiliki banyak sekali kelebihan serta fungsionalitas untuk mendukung pekerjaan tanpa menggunakan bantuan kabel lagi.

Baca juga : revolusi industri 4.0

Pada artikel kali ini, DomaiNesia akan membahas dengan detail apa itu internet of things, Sehingga, hasilnya kamu akan lebih memahami konsep dan implementasi dari internet of things untuk saat ini dan masa depan.

Perlu kamu ketahui bahwa IoT ini adalah teknologi canggih yang membutuhkan transfer data dengan kecepatan yang tinggi, sebab pada masa depan hasil produksi IOT akan sangat berarti untuk Kehidupan manusia.

Sejarah Internet Of Thing (IOT)

Pada awal membuatan internet yang diperuntukan untuk keperluan perang dunia ke 2, namun eksistensi internet mulai dikenal pada tahun tahun 1989.

Namun pada tahun 1990, peneliti bernama John Romkey membuat micro controler dengan experimen pemanas roti yang dapat di control on off nya dengan internet.

Gebrakan baru ada pada tahun 1997 ketika Paul Saffo menemukan sensor micro controler yang nantinya akan menjadi teknologi masa depan. Barulah pada tahun 1999 Kevin Ashton membuat konsep Internet of Things. Saat itu Kevin merupakan Direktur Auto IDCentre di MIT.

Pada tahun yang sama 1999, ada peneliti yang membuat sejenis mesin yang bisa di kontrol dengan Radio Frequency Identification (RFID). Nah, berkat penemuan inilah yang menyebabkan banyak orang mempelajari teknologi IOT.

Selanjutnya pada tahun 2000, LG membuat gebrakan baru dengan membuat teknologi smart lemari. Lemari pintar ini bisa memberikan informasi apakah ada stok makanan atau tidak di dalam lemarinya.

Internet of Thing (IOT)

Kemudian, di tahun 2003, Radio Frequency Identification menjadi cikal bakal perluasan teknologi masa depan. Melalui Program Savi. Walmart yang saat ini menjadi perusahaan ritel terbesar di Amerika mulai memakai RFID untuk memberikan informasi data stok di semua cabang tokonya yang ada di belahan dunia.

IoT kembali semakin booming pada di tahun 2006,ketika media-mediaThe Guardian dan Boston Globe mulai mempopulerkan karya ilmiah tentang internet of things. Sampai tahun 2008, banyak sekali perusahaan yang menyediakan dana RND nya untuk pembuatan IOT dalam perusahaanya.

Saat ini banyak sekali produsen IOT yang bisa dibeli oleh banyak kalangan dengan harga terjangkau, diantaranya Smart Home.

Apa itu internet of things IOT ?

Internet of things atau IOT merupakan program dimana sebuah mesin memiliki kemampuan untuk mengirimkan data melalui jaringan tanpa menggunakan bantuan manusia maupun jaringan komputer hanya dengan koneksi internet.

Saat ini perkembangan IOT sudah sangat maju, dengan berkembangnya jaringan nirkabel, microelectromechanical (MEMS), internet, dan QR Code.

Internet of Thing (IOT)

Tak hanya itu saja, IOT saat ini sudah sangat berkembang yang mencakup teknologi berbasis sensor, micro controler. Kemampuan dari IoT sudah sangat expert. Banyak teknologi yang sudah menerapkan sistem internet of thing ini.

Salah satu contohnya adalah sensor cahaya, sensor suara dari teknologi Google terbaru, yaitu Google Ai, dan Amazon Alexa. Bardi dengan sensor geraknya dengan satu aplikasi.

Yang lebih modern lagi, IOT sudah bisa diterapkan pada sebuah kota, atau biasa disebut Smart City. Teknologi ini sudah dilakukan di beberapa negara maju, seperti Jerman, Amerika dan China. Sehingga, semua aktivitas penduduk kota bisa dimonitoring dengan baik oleh sistem dengan jaringan basis data berskala besar.

Apa Itu IOT adalah dimana sebuah objek memiliki kemampuan untuk mentransfer data lewat jaringan internet tanpa membutuhkan interaksi dari manusia ataupun dari perangkat komputer.

FAQ Internet of Things

Apa kemampuan dari IoT? IOT memiliki banyak sekali kemampuan yang bisa diterapkan untuk mempermudah masalah yang kita semua hadapi, sebagai contohnya adalah menjadi remote control, sensor gerak otomatis, smart city

Apa saja contohnya? Menggantikan pekerjaan manusia digantikan oleh robot pada pabrik-pabrik, smart home, Drone, Teknologi perang dan artileri dan berbagai mesin atau teknologi lainnya yang semuanya tersambung ke jaringan lokal maupun global lewat sensor yang tertanam di dalamnya.

Bagaimana cara Kerja Internet of Things? IoT bekerja dengan memanfaatkan suatu coding pemrograman, dimana tiap-tiap perintah coding tersebut bisa menghasilkan suatu perintah antar mesin yang telah terhubung secara otomatis tanpa campur tangan manusia dan tanpa terbatas jarak berapapun jauhnya selama mesin itu tersambung dengan internet.

Intinya Internet adalah media penting yang menghubungkan antara mesin dengan program. Lalu di mana campur tangan manusia? Manusia dalam IoT tugasnya hanyalah menjadi pengatur dan pengawas dari mesin-mesin yang bekerja secara otomatis tersebut.

Masalah yang sering dihadapi oleh pengembang IOT saat ini adalah bagaimana menyusun jaringan komunikasinya sendiri, dikarenakan jaringannya sangatlah kompleks. Dan yang perlu di perhatikan lagi adalah IoT membutuhkan sistem keamanan yang cukup hebat.

Apa saja Unsur – unsur IoT

Saat ini terdapat lima unsur pembentuk dari IOT termasuk juga kecerdasan buatan, konektivitas, sensor, dan lain sebagainya. Berikut ini pemaparannya :

  • Artificial Intelligence

Artificial Intelligence (AI) yang biasa kita sebut dengan kecerdasan buatan merupakan adalah penemuan penting yang bisa memberikan kemampuan bagi mesin untuk berpikir (menjadi “pintar”). Jadi, AI dilakukan dengan mengumpulkan data, pemasangan jaringan, dan pengembangan algoritma agar bisa berfikir.

Mesin ini yang awalnya hanyalah mesin yang hanya bisa melaksanakan perintah dari manusia, saat ini bisa melakukan berbagai perintah sendiri tanpa menunggu instruksi dari manusia. Contohnya robot yang ada di jepang bisa melayani pembeli tanpa membutuhkan tenaga pramusaji

Dengan susunan algoritma yang kompleks kemampuan robot ini bisa berpikir seperti seorang pelayan manusia asli. Sehingga bisa melakukan pesanan kepada pembeli dengan hanya menyentuh layar di depan robot

  • Konektivitas

Di dalam sebuah sistem IoT hal yang paling penting adalah koneksi, dengan koneksi yang cepat setiap sistem akan sangat cepat bertukar data dan saling terhubung sistem lainya. Sehingga bsia menciptakan kinerja yang lebih efektif dan efisien.

Untuk jaringan sendiri, dibutuhkan jaringan internet yang memadai untuk bertukar data secara cepat dan efisien.

  • Micro Controler

Apakah Anda tahu semakin hari komputer akan semakin kecil dan mampu menyelesaikan masalah bagi banyak orang.  Dalam pembuatan IOT itu sendiri dibutuhkan micro chip atau otak dari mesin yang disebut micro controler

  • Sensor

Sensor merupakan unsur terpenting dari IoT sebab mesin canggih membutuhkan sensor yang canggih pula. Dengan adanya sensor, membuat alat IOT menjadi dinamis dan flexibel. Salah satu sensor yang dipakai pada IOT adalah sensor cahaya, sensor suhu, sensor gerak dan sensor listrik

  • Keterlibatan aktif

Yang paling menjadi pembeda dari mesin jadul dibandingkan IoT adalah Internet of things sudah menerapkan metode paradigma aktif dalam berbagai konten, produk, serta layanan yang tersedia yaitu otomatisasi dan tersambung dengan jaringan yang luas.

Cara kerja IoT

Cara kerja internet of things memanfaatkan sebuah logika dari algoritma pemrograman yang telah dibangun sedemikian kompleks. Dimana, setiap program yang dibuat akan menghasilkan sebuah interaksi yang akan membantu perangkat keras atau mesin melakukan tugas yang sudah di program secara otomatis.

Dengan program yang runtut dan rumit untuk menekankan otomatisasi maka mesin atau perangkat IOT tidak memerlukan bantuan dari manusia dan bisa dikendalikan secara otomatis.

Faktor utama kelancaran program ini ada pada jaringan internet yang menjadi penghubung antar sistem dan hardware. Tugas utama manusia sangat sedikit dalam mesin IOT yaitu hanya menjadi pengawas untuk memonitoring setiap tindakan dan perilaku dari mesin saat bekerja.

Kendala paling umum untuk pengembangan IOT berasal dari sumber daya yang cukup mahal, serta penyusunan program yang sangat detail dan runtut. Karena biaya pengembangan masih sangat mahal maka hari ini tidak semua kota atau negara telah mengaplikasikan IoT sebagai teknologi mereka.

Berikut ini adalah Contoh pengaplikasian IOT dalam kehidupan sehari-hari

  1. Bidang kesehatan

Contoh IOT dalam bidang Kesehatan saat ini adalah banyak sekali teknologi advanced yang dapat membantu kinerja dari dokter maupun tenaga medis, teknologi ini dinamakan Informatika Medis.

Salah satu contoh alat dari IoT di dunia kesehatan adalah alat pendeteksi pendataan detak jantung, mengukur kadar gula tubuh, mengecek suhu tubuh dan lain sebagainya. Data ini nantinya akan disimpan dalam cloud data berskala besar atau disebut juga dengan big data.

Dengan big data ini maka pasien akan mendapat penangan dari data yang sudah dihasilkan dari alat tasi, Tenaga medis tidak perlu lagi mengeceknya secara manual, karena semua informasi dapat ditampung dalam bentuk data dan akan dikirimkan pada mesin IoT untuk menjalankan tugas sesuai dengan algoritma yang dikembangkan.

  1. Bidang energi

Banyak sekali solusi yang bisa didapatkan dengan teknologi IOT, salah satunya adalah bentuk penghematan energi, pembuatan energi terbarukan.

Permasalahan yang banyak dijumpai saat ini adalah pemborosan energi, yaitu energi yang terbuang secara percuma karena kelalian. Contohnya lampu yang menyala sampai siang hari, televisi yang tidak dimatikan padahal tidak ada yang sedang menonton.

Air conditioner yang terus menyala padahal tidak ada orang dirumah, Itulah beberapa permamsalahan yang sering terjadi saat ini.

Oleh sebab itu IOT menyelesaikan masalah diatas dengan cermat dan mudah, yaitu hadirnya smart home, dimana ketika seseorang tidak ada dirumah maka beberapa komponen listrik akan otomatis padam dengan sendirinya.

Lampu dengan sistem IOT bisa padam ketika sinar matahari sudah terik, dan AC akan mati ketika pemilik rumah pergi dan bisa dikendalikan dari jarak jauh, serta otomatis menyala jika pemilik rumah berada di ruangan jika suhu diruangan terasa panas.

Televisi yang tersambung dengan internet saat ini disebut smart TV, dimana teknologi yang dibangun adalah dengan mengurutkan chanel yang paling disukai oleh pemilik, chanel tersebut diurutkan berdasarkan chanel yang paling sering ditonton.

  1. Transportasi

Apakah kalian tahu mobil tesla? Jika belum, tesla adalah mobil listrik buatan elon musk yang sangat fenomenal. Bagaimana tidak, mobil ini sudah mengusung teknologi baterai sehingga lebih ramah lingkungan dan lebih irit bahan bakar.

Lali dimana fungsi IOT pada mobil listrik ini? Jika kalian perhatikan review mobil listrik ini, kalian bisa mengendarai mobil ini dengan auto pilot, atau kata lainya adalah berjalan secara otomatis, dan berhenti secara otomatis jika terdapat rintangan di depannya.

Teknologi ini akan berjalan mulus jika memiliki koneksi yang cepat, jadi kebutuhan akan internet yang handal sangat dibutuhkan dalam dunia transportasi nantinya.

Dalam hal lalu lintas kedepanya akan sangat membutuhkan IOT dalam pengaplikasian traffic light. Dimana perempatan lampu merah dan setiap CCTV sangat saling berhubungan dengan big data.

  1. Lingkungan umum

Banyak pengaplikasian IOT dalam lingkup lingkungan umum salah satunya adalah pengawasan hewan, tumbuhan dan sumber air, dengan IOT erupsi gunung berapi bisa teramati dengan sangat baik.

Contoh pengaplikasian IOT dalam lingkungan umum salah satunya adalah penentuan lokasi tambangan dengan alat IOT, para geolog akan sangat mudah menentukan lokasi tambang dengan cepat dan mudah.

  1. 5. Machine learning engineer

Apa itu manchine learning? Machine learning ada komputer yang di atur untuk bisa mempelajari sesuatu. Salah satu mesin learning paling terkenal adalah Google, algoritma google sangatlah canggih, google memahami bahasa dan website mana yang bagus akan ditampilkan di halaman utama.

  1. 6. Big data engineer

Informasi diatas sudah banyak menyinggung tentang big data, mamun apa itu big data enginer? Big data enginer adalah orang-orang yang bekerja dengan banyak data, namun dengan teknologi IOT, big data menjadi lebih mudah.

Pengaplikasian big untuk IOT banyak dilakukan pada perusahaan atau ecomerce dimana perusahaan tersebut mengetahui apa saja customer behavior, sehingga bisa disimpulkan bagaimana kebiasan, bagaimana jam tayang paling bagus, semua akan mudah dianalisa dengan IOT.

Kesimpulan

Internet of things adalah teknologi masadepan yang sangat dibutuhkan umat manusia, teknologi ini sudah ada saat ini namum belum terlalu dikembangkan dengan baik, peluang pembuatan IOT masih sangat terbuka luas.

IoT sangatlah komples, terdiri dari konektivitas, Artificial Intelligence (AI), micro controler, sensor, dan active engagement.

IoT diciptakan dengan cara program algoritma pemrograman, untuk bisa berjalan mesin harus terkoneksi dengan jaringan internet sebagai penghubung antara mesin dan sofware.

Penerapan IoT dalam kehidupan sehari-hari bisa di aplikasikan pada banyak bidang diantaranya : kesehatan, transportasi, lingkungan, energi, dan lain sebagainya. Manfaat utama dari internet of things adalah kemudahan, kecepatan, percepatan dan otomatisasi.

Ayoni Sulthon

SEO Strategist DomaiNesia, ask me all about SEO and Digital Marketing.


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!