Mengenal Software Online Shop PrestaShop5 min read

Selamat datang di era milenial, di mana kemudahan teknologi dan komunikasi begitu memanjakan hingga seolah-olah berada dalam genggaman. Bak gayung bersambut, peluang usaha dalam jaringan pun menjadi semarak, merespons keadaan yang serba kekinian. Buktinya, toko online, baik yang digawangi oleh perusahaan besar, kelas menengah, hingga yang masih berbaris di lini terendah mulai bermunculan.
Produk pendukung bisnis online rupanya bukan hanya jaringan internet yang memungkinkan kita berpromosi dengan mudah dan minim biaya. Keberadaan ragam software yang mudah diakses tapi kaya manfaat juga makin digandrungi. Salah satu perangkat lunak yang paling diandalkan dalam pembukaan toko online via web adalah Prestashop. Maka dalam artikel kali ini, kami akan berbagi seputar informasi tentang Software Prestashop yang diharapkan bisa menjadi informasi yang bermanfaat untuk kamu. Mari kita simak uraiannya berikut ini:

Apa Itu Prestashop?

Prestashop merupakan perangkat lunak yang pertama kali diresmikan pada 2007 di bawah lisensi Open Software. Keberadaannya sangat populer hingga tercatat telah digunakan oleh sekitar 250 ribu toko di seluruh dunia. Sementara itu, ia juga berperan sebagai wadah bagi komunitas open source ecommerce terbesar dengan peserta lebih dari 700 ribu anggota.
Sekilas tentang software PrestaShop, ia merupakan perangkat lunak yang dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan Smarty template engine. PrestaShop sangat digandrungi sebab gratis, tapi memiliki fitur-fitur yang kaya, khususnya untuk kebutuhan berdagang online. Selain itu, software PrestaShop juga tersedia dalam 63 bahasa yang berbeda, termasuk tersedia dalam Bahasa Indonesia juga.

software prestashop

Sumber: Pixabay

Baca juga: Memulai Bisnis Online dengan Domain .STORE, Sekarang!

Kelebihan Software PrestaShop

Ragam kelebihan PrestaShop terpaparkan dari sejumlah fitur yang tersaji. Di mana, fitur yang tersedia memungkinkan para pegiat bisnis online untuk melakukan promosi penjualan secara maksimal, bahkan mendukung pengelolaan internalnya. Jika ditotalkan, fitur-fitur yang tersedia di PrestaShop bisa mencapai sekitar 250 Fitur. Adapun fitur-fitur yang disediakan software PrestaShop di antaranya:

software prestashop

Sumber: Pixabay

  1. Templatable, maksudnya, PrestaShop sangat mudah diinstal dan diatur tampilannya, mudah mula mengedit source code-nya.
  2. Store Builder, artinya, kamu bisa membangun toko kamu dengan cara membuat katalog produk tanpa batasan.
  3. Shopping cart merupakan fitur yang sangat bermanfaat, sebab memudahkan pelanggan untuk memesan dan melakukan pembelian di toko kamu.
  4. PrestaShop tersedia dalam layanan mobile, sehingga ketika kamu menggunakan software PrestaShop untuk membuat toko online, toko kamu akan muda diakses oleh berbagai platform web browser.
  5. Tersedia layanan e-Marketing, di mana kamu bisa bebas berpromosi dan memanjakan pelanggan dengan ragam kemudahan dan kelengkapan informasi.
  6. PrestaShop mendukung sistem berbasis modules. Artinya, kamu secara dinamis dapat menambahkan fitur-fitur baru di toko online sesuai kebutuhan.
  7. EO Optimised merupakan satu lagi fitur PrestaShop yang mendukung SEF URL, meta keywords, meta data, dan perangkat lainnya. Ini memungkinkan performa toko online kamu bagus dan diberi peringkat oleh mesin pencari.
  8. Fitur “Sales Reports” akan sangat membantu dalam mengelola toko untuk menganalisis laporan penjualan dengan statistik yang gemilang. Laporan bisa kamu cek setiap saat.
  9. Terdapat fitur cart, featured products, tag produk dan ragam pendukung informasi produk lainnya.
  10. Menyediakan ragam jenis pembayaran yang memudahkan konsumen dalam bertransaksi. Jenis pembayaran yang dimaksud bisa berupa transfer bank, paypal maupun kartu kredit.

Selain unggul dari segi fitur, PrestaShop telah membuktikan prestasi dan eksistensinya dengan mendapat penghargaan dunia maya sebagai software Solusi Open Source Terbaik E-Commerce pada 2010 dan 2011.

Kelemahan Software PrestaShop

Meski kita disuguhkan dengan ragam fitur yang canggih dan menguntungkan, PrestaShop rupanya juga memiliki sejumlah kelemahan. Di antara kelemahan tersebut yakni belum tersedianya media untuk interaksi antara user, sehingga pengguna hanya bisa memberikan komentar.

Selain itu, perawatan dan pengelolaan backend masih terbilang sangat lambat. Satu hal lagi yang kerap dinilai sebagai kekurangan software PrestaShop yakni dari segi template yang terbatas untuk yang versi gratisan. Namun terlepas dari semua itu, PrestaShop telah sangat besar perannya dalam memajukan geliat bisnis online di tanah air, bahkan seluruh dunia.

Baca juga: Cara Memulai Bisnis Online Shop Baju

Tema-Tema PrestaShop

PrestaShop sangat digandrungi para pegiat bisnis online, sebab ia menyajikan ragam tema yang menarik, serta mendukung pebisnis dalam jaringan itu dalam menjual serta mempromosikan produknya. Tema-tema yang tersedia di software PrestaShop sangat beragam sehingga kamu bisa menyelesaikannya dengan jenis usaha yang anda jalankan.
PrestaShop dalam situsnya memudahkan kamu untuk mengakses tema, baik yang versi gratisan maupun yang berbayar. kamu juga bisa melakukan penggantian tema kapan saja, sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan.

software prestashop

Sumber: Pixabay

Berikut ini kami akan menyajikan cara mengganti tema PrestaShop versi 1.6:

  1. Masuk atau login ke prestaShop sebagai admin. Tentu saja kamu harus sudah menginstal PrestaShop dan memiliki username dan password.
  2. Setelah login, langkah selanjutnya yakni memilih menu “Preferences”, lalu di dalamnya akan keluar menu “Themes”.
  3. Pada menu “Themes” akan tersaji ragam tema yang bisa kamu pilih, menyesuaikan dengan kepentingan dan kebutuhan. Pilih “Add New Themes” untuk menambahkan tema terbaru kamu.
  4. Klik “Add File”, untuk selanjutnya kamu akan diperlihatkan tampilan untuk mengupload file template yang sudah kamu download sebelumnya.
  5. Setelah file template bertransformasi dalam bentuk .zip dan sudah terupload, maka klik “Save” untuk menyimpan perubahan. Tunggulah beberapa saat hingga instalasi perubahan temanya selesai.
  6. Jika penggantian tema telah selesai, nantinya sistem akan memberi tanda atau pesan “successful upload”. Sebaliknya, jika proses tersebut gagal, kamu pastinya juga akan diberi tahu dengan pesan berbunyi “bad configuration file”.

Catatan:
Jika terjadi kegagalan dalam proses penggantian tema, jangan lantas berputus asa. Segeralah melakukan pengecekan file yang terdapat di dalam zip. Caranya yakni meng-unzip file tersebut. Cek dan pastikan bahwa di dalam file zip tersebut memuat file modules, config.xml, dan juga themes. Pastikan pula bahwa instalasi template sesuai dengan versi prestashop yang anda gunakan pada saat ini.

Plugin Software Prestashop

Seperti diketahui, membuat toko online berbasis website bisa dilakukan dengan memanfaatkan PrestaShop. Ia merupakan alternatif pilihan bagi kamu yang bukan pengguna wordpress yang biasa menggunakan Woocommerce untuk membuat toko online.
Melakukan instalasi atau plugin PrestaShop cukup mudah. Mula-mula, lakukanlah persiapan dengan cara membuat sub domain, atau membeli domain baru. Setelah itu, atur name server domain sesuai dengan server hosting.

Langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan setelah domain dan hosting terhubung yakni masuk ke Cpanel kamu, lalu klik menu Softaculous. Di sana, kamu akan menemui panel selanjutnya yang harus di-klik, yakni “Ecommerce – Prestashop”. Lalu klik “Install Now”.
Setelah instalasi PrestaShop berhasil, kamu akan segera memiliki toko online kamu sendiri dengan tampilan dan fitur yang dinamis.

Kesimpulan

Setelah mengetahui apa itu PrestaShop dan cara instalasinya, membuat toko online yang keren berbasis website jadi sangat mudah, bukan? kamu hanya perlu menginstalnya, melakukan konfigurasi, lalu dilanjutkan dengan upload katalog produk dan melakukan serangkain promosi.
Selamat Mencoba!

Pindah ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia?
Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, migrasikan layanan saya!

Komentar