• Home
  • Berita
  • Kenali Colocation Server, Lengkap dengan Jenis dan Manfaatnya

Kenali Colocation Server, Lengkap dengan Jenis dan Manfaatnya

Oleh Adisty C. Putri
No ratings yet.

Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi membuat banyak perusahaan memiliki kebutuhan yang baru, salah satunya server. Server adalah sistem komputer yang memiliki kinerja tinggi untuk membantu perusahaan dalam menunjang informasi, mulai dari mengirim dan menerima resource data atau layanan. Nah di dalam dunia server, ada istilah colocation server.

Sudah pernah mendengar sebelumnya? Gambaran umumnya colocation server adalah server yang dititipkan pada data center oleh pihak yang menyediakan. Lantas, apa kelebihan dan kekurangan yang akan didapat saat menggunakan colocation server?

colocation server
Sumber: Freepik

Pada pembahasan kali ini DomaiNesia akan menyajikan ulasan lengkap mulai dari pengertian, kelebihan dan kekurangan, jenis colocation server, hingga siapa saja yang akan menggunakan server satu ini. Baca terus sampai akhir untuk memahami setiap pembahasannya ya!

Apa itu Colocation Server?

Colocation server adalah layanan yang bisa menguntungkan bagi kamu. Kenapa demikian? Kamu tidak perlu pusing-pusing memikirkan server yang kamu gunakan lagi, hal tersebut bisa terjadi karena server akan diletakkan pada data center. Lalu apakah server tersebut masih milik kita? Yups, physical server yang terdapat di data center adalah milikmu sendiri. 

Jadi pengertian dari colocation server adalah sebuah bisnis yang memang menawarkan ruang untuk physical server yang lokasi servernya dimiliki oleh penyedia layanan, dilengkapi dengan infrastruktur dan juga keamanan tingkat tinggi. Dengan kata lain, jika kamu menggunakan layanan ini maka kamu tidak perlu lagi repot-repot memikirkan penyimpanan internal dan keamanan server karena semua menjadi tanggung jawab dari penyedia layanan.

Server tersebut nantinya akan disusun ke dalam rak-rak khusus untuk mendapatkan aliran listrik, power generator, air temperature control, akses internet stabil, dan juga sistem keamanan. Di Indonesia sendiri sudah banyak layanan colocation server yang menyediakan dan juga menjanjikan kinerja yang optimal. Sehingga pemilik bisnis akan mendapatkan kemudahan dengan beragam manfaat yang diberikan.

Baca juga: 100% Jadi Paham! Apa itu Client Server dan Cara Kerjanya

Apa Saja Jenisnya?

Jika dilihat dari dukungan penyedia layanan, server ini dibagi menjadi dua jenis yaitu unmanaged colocation dan managed colocation. Berikut ini adalah penjelasan lanjutannya.

1. Managed Colocation

Jenis yang pertama yaitu managed colocation. Managed colocation adalah jenis yang cocok digunakan oleh orang awam yang minim akan pengetahuan teknis dan juga tidak memiliki waktu untuk melakukan pemeliharaan server. Jadi bisa diartikan bahwa jenis collection server adalah dedicated server yang sudah melalui proses konfigurasi dan memang disewakan oleh penggunanya.

Proses konfigurasi tersebut menggunakan software tertentu yang bisa digunakan oleh penggunanya. Meskipun banyak kemudahan yang ditawarkan, namun tetap ada kekurangannya yaitu pengguna hanya diperbolehkan untuk menggunakan software yang memang didukung oleh server. Padahal dalam sebuah website, kamu pasti membutuhkan beberapa software tambahan, namun sayangnya jika software tersebut tidak didukung oleh server justru akan menimbulkan permasalahan baru.

2. Unmanaged Colocation

Berbeda dengan managed colocation, unmanaged colocation adalah pilihan terbaik bagi kamu yang ingin melakukan konfigurasi, tidak memiliki batasan kontrol pada server, dan juga tidak didukung oleh provider. Jadi intinya kamu harus mengkonfigurasi dan melakukan persiapan hardware sendiri serta kamu juga harus melakukan pengolahan software secara mandiri.

Jenis colocation server ini memiliki kekurangan yaitu pengguna akan menanggung beban pekerjaannya sendiri. Selain harus mengerjakan sendiri, pelanggan juga masih terikat akan aturan dan juga perjanjian dengan penyedia layanan. Perjanjian tersebut berisi aturan-aturan yang tidak boleh dilakukan pada hosted server, misalnya pornografi, aktivitas yang memiliki trafik yang tinggi, dan masih banyak hal lain yang bisa menyebabkan masalah pada penyedia layanan.

colocation server
Sumber: Freepik

 

Manfaat Penggunaan Colocation Server

Seperti yang kita tahu bahwa colocation server adalah penempatan server pada data center. Nah, setelah mengenal apa itu colocation server, yuk bahas lagi manfaat dan kelebihan yang akan kamu dapat apabila menggunakannya!

1. Waktu respon yang cepat

Waktu respon yang cepat jika menggunakan server ini disebabkan oleh penggunaan software dan hardware sudah disesuaikan dengan kebutuhan dan terverifikasi. Jika kamu merasa performa server masih kurang ngebut, kamu bisa melakukan penambahan RAM, memori, atau komponen lain yang bisa meningkatkan bandwith dan mempercepat waktu respon sesuai dengan keinginan kamu. 

2. Performa yang dihasilkan lebih tinggi

Colocation server adalah solusi yang sangat tepat bagi kamu yang ingin memiliki server dengan performa yang tidak perlu diragukan lagi. Bahkan server yang kamu gunakan memiliki tingkat uptime dan kecepatan maksimal. Selain itu, layanan server ini juga menawarkan ukuran bandwidth yang besar guna menunjang segala keperluan server. 

3. Dapat mengoptimalkan biaya

Yang tak kalah penting dari semuanya, server ini bisa membantu kamu untuk mengoptimalkan biaya namun performa yang dihasilkan tetap optimal. Mengapa demikian? Karena kamu tidak perlu repot-repot untuk membangun server sendiri seperti mempersiapkan ruangan khusus yang dilengkapi dengan pendingin ruangan, membeli rak khusus, mengeluarkan biaya listrik yang dibutuhkan 24 jam non stop, dan juga biaya untuk memasang koneksi internet yang stabil.

Belum lagi biaya untuk pemeliharaan yang pastinya jauh lebih besar. Jika menggunakan colocation server dan ingin melakukan upgrade maka kamu hanya perlu menambahkan RAM atau rak kabinet saja tanpa perlu memikirkan pemeliharaan dan juga modal yang besar.

4. Bebas melakukan kontrol

Jika dibandingkan dengan layanan cloud, penggunaan colocation server dinilai lebih bebas dan fleksibel melakukan kontrol dan juga kendali karena semuanya dipegang oleh penggunanya sendiri. Sehingga setiap pengguna bisa memaksimalkan kinerja dari server.

Sumber: Freepik
Sumber: Freepik

5. Dilengkapi dengan fasilitas yang mumpuni

Salah satu fasilitas yang harus ada di sisi server adalah kontrol pendingin ruangan. Pendingin ruangan ini berfungsi untuk menjaga suhu ruangan server agar tetap dingin karena jika terlalu panas akan mengakibatkan overheat dan peralatan akan bekerja tidak optimal.

Hal tersebut sudah diantisipasi oleh penyedia layanan colocation server sehingga kamu tidak usah pusing memikirkan fasilitas yang dibutuhkan agar server milikmu tetap berjalan dengan baik. Selain itu, masih ada beberapa fasilitas pendukung lain seperti CCTV, alat pemadam, generator, baterai cadangan, dan detektor kebakaran.

6. Dukungan teknisi 24/7

Kelebihan colocation server adalah layanan ini sudah dilengkapi dengan tenaga teknisi yang akan selalu membantu kamu apabila menemukan masalah. Bahkan teknisi tersebut akan membantu kamu di hari libur sekalipun. Jadi kamu tidak perlu memikirkan permasalahan sendiri.

7. Daya yang tidak terbatas

Manfaat terakhir dari penggunaan colocation server adalah kamu akan terhindar dari segala bentuk kerugian yang disebabkan oleh aliran listrik. Apalagi server ini membutuhkan sumber daya listrik yang sangat besar. Jika terjadi permasalahan listrik pun kamu tidak perlu khawatir karena sudah disiapkan generator, stabilizer, dan juga baterai cadangan agar resiko gangguan listrik dapat dihindari.

Baca juga: Pentingnya Tahu Cara Memilih Lokasi Server Hosting yang Tepat

Kekurangan Colocation Server 

Setiap sistem pasti memiliki kekurangan dan juga kelebihannya masing-masing, termasuk juga server ini. Kekurangan yang akan kamu rasakan apabila menggunakannya adalah penyedia layanan server ini biasanya memang hanya terletak pada kota-kota besar saja, jadi jika bisnis milikmu terletak jauh dari lokasi server maka kamu harus rela mengorbankan waktu untuk sampai ke lokasi server.

Selain lokasi yang memang terbatas, penyedia layanan server juga memiliki aturan tersendiri yang harus ditaati terutama dalam jam berkunjung. Kamu tidak bisa melakukan pengontrolan server di sembarang waktu dan kapan saja karena hanya ada jam-jam tertentu sesuai dengan aturan yang berlaku. 

colocation server
Sumber: Freepik

Siapa yang Menggunakan Colocation Server?

Saat ini memang sudah banyak cloud hosting dan juga hosting yang memang dikelola oleh pihak ke-3 sehingga hanya sedikit orang yang mau mengelola server untuk website mereka sendiri. Lalu siapa yang menggunakannya? Jawabannya adalah penyedia layanan hosting itu sendiri. Berikut ini adalah penjelasan singkatnya.

1. Industri teknologi

Yang pertama menggunakan colocation server adalah industri yang bergelut di dunia IT. Alasan mereka cocok menggunakan server ini karena mempermudah perusahaan dalam melakukan pemeliharaan server sehingga bisa lebih difokuskan lagi pada pekerjaan lain selain mengelola server.

2. Penyedia layanan cloud

Penyedia layanan cloud juga cocok untuk menggunakan colocation server dan bahkan dinilai sangat baik karena mereka bisa menyewakan ruang server yang tersedia dan juga dapat memberikan akses kepada pengguna layanan tersebut. Dengan begitu, pengguna layanan dapat menikmati dua layanan sekaligus dalam satu penyedia layanan.

DomaiNesia: Penyedia Layanan Cloud VPS dengan NVMe SSD

Teknologi SSD NVMe adalah solusi penyimpanan data modern yang dapat meningkatkan performa dan efisiensi pada server. NVMe adalah singkatan dari Non-Volatile Memory Express, sebuah protokol komunikasi antarmuka yang dirancang untuk memaksimalkan kinerja SSD berbasis PCIe. PCIe (Peripheral Component Interconnect Express) merupakan antarmuka yang digunakan untuk menghubungkan perangkat-perangkat pada motherboard, seperti kartu grafis dan SSD.

Dalam penggunaan SSD pada server, protokol komunikasi antarmuka sangatlah penting. SSD SATA menggunakan protokol AHCI (Advanced Host Controller Interface), yang dirancang untuk disk hard drive konvensional. Meskipun SSD SATA sudah dapat memberikan kinerja yang lebih cepat dibandingkan disk hard drive, protokol AHCI tidak dapat memaksimalkan kinerja SSD. Sebaliknya, NVMe dioptimalkan untuk SSD berbasis PCIe, sehingga dapat memaksimalkan kinerja SSD secara keseluruhan.

Dengan menggunakan teknologi SSD NVMe, server dapat mengakses data dengan lebih cepat dan responsif, dan memberikan throughput yang lebih tinggi dibandingkan dengan SSD SATA. Hal ini sangat berguna bagi pengguna layanan cloud hosting yang membutuhkan kinerja tinggi dan performa yang cepat pada server. 

Cloud VPS DomaiNesia menawarkan teknologi SSD NVMe pada layanan cloud hosting mereka, sehingga pengguna dapat menikmati performa yang lebih baik dan responsif pada server. Keuntungan lainnya dari teknologi SSD NVMe adalah efisiensi daya yang lebih baik, sehingga dapat menghemat biaya operasional pada pusat data. 

Dengan demikian, teknologi SSD NVMe merupakan solusi penyimpanan data modern yang dapat meningkatkan performa dan efisiensi pada server, dan Cloud VPS DomaiNesia sebagai penyedia layanan cloud hosting dapat memberikan solusi hosting yang lebih baik dan responsif bagi penggunanya.

colocation server
Sumber: Freepik

Beli Cloud VPS

Selain menawarkan layanan Cloud VPS dengan teknologi SSD NVMe yang berkualitas tinggi, DomaiNesia juga menyediakan hosting murah untuk pemakaian yang lebih sederhana. Layanan hosting ini cocok untuk kebutuhan website kecil, blog, atau aplikasi yang tidak memerlukan sumber daya server yang besar.

Dengan harga yang terjangkau, layanan hosting murah DomaiNesia masih menyediakan fitur-fitur yang cukup lengkap, seperti penggunaan domain gratis, email, dan kontrol panel cPanel yang user-friendly. Layanan hosting murah DomaiNesia juga menggunakan teknologi terkini untuk keamanan dan keandalan server, seperti LiteSpeed Web Server, Imunify360, dan CloudLinux OS.

Dengan kombinasi teknologi terkini dan harga yang terjangkau, layanan hosting murah DomaiNesia dapat menjadi pilihan yang tepat bagi pengguna yang ingin membuat website atau aplikasi mereka online dengan biaya yang minim. Tersedia berbagai pilihan paket hosting murah yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, sehingga dapat menghemat biaya tanpa mengorbankan kualitas layanan hosting.

Jadi, Apakah Colocation Server Akan Menjadi Pilihan Terbaik untuk Kamu?

Colocation server adalah layanan yang cocok bagi kamu yang tidak memiliki keahlian khusus dalam menangani server dan juga tidak memiliki waktu lebih untuk mengelola dan melakukan pemeliharaan. Jadi bisa dibilang bahwa colocation server adalah layanan untuk menyediakan ruang dan pemeliharaan server yang terletak pada data center pihak ketiga.

Kelebihan dan manfaat yang akan kamu dapatkan seperti kamu tidak perlu pusing memikirkan segala fasilitas utama dan pendukung agar server berjalan optimal, memiliki keamanan tingkat tinggi, dukungan teknisi kapanpun, performa yang disuguhkan lebih baik, dan masih banyak lagi. Sayangnya, server ini masih terletak pada kota-kota besar saja dan belum tersebar di berbagai wilayah.

Sehingga akan menyulitkan bagi kamu yang terletak jauh dari lokasi server tersebut. Jadi, apakah kamu ingin menggunakannya? Yuk pahami dulu kebutuhan server milikmu sebelum menggunakan jenis server ini! Selamat mencoba!

Adisty C. Putri


wulan4d
July 2, 2023

artikel sangat bermanfaat

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Ekstra Diskon Migrasi 5% serta GRATIS biaya migrasi & setup.

Ya, Migrasikan layanan Saya!

Hosting Murah

This will close in 0 seconds