Home  »  Virtual Server   »   Cara Install LAMP di VPS

Cara Install LAMP di VPS

Last Update:

Apa itu LAMP

LAMP adalah salah satu kumpulan beberapa software yang berfungsi untuk membangun sebuah website. Dikutip dari Wikipedia, LAMP adalah akronim dari sistem operasi Linux, Apache HTTP Server, MySQL relational database management system dan bahasa pemrograman PHP. Mengapa disebut LAMP? Karena beberapa kumpulan software tersebut menjadi landasan suatu website agar bisa diakses. Adapun LAMP adalah:
– Linux
– Apache
– MySQL
– PHP
Sebenarnya, tidak hanya LAMP saja lho! Untuk Windows, kamu bisa gunakan WAMP, sedangkan untuk pengguna Mac bisa gunakan MAMP. LAMP lebih familiar di kalangan developer dikarenakan biasanya berurusan dengan server. Baik Hosting maupun VPS, menggunakan server dengan sistem berbasis Unix/Linux. Untuk itu, dengan hadirnya LAMP tentu saja akan semakin mempermudah user/ developer dalam membangun sebuah website. Bagaimana cara install LAMP di VPS ? Agar lebih jelas, silahkan ikuti panduan berikut ya.

LAMP adalah

LAMP adalah singkatan dari Linux, Apache, MySQL dan PHP. Sebelum masuk ke pembahasan LAMP, kamu harus tahu apa yang diperlukan untuk membangun sebuah website:
– Sistem operasi server
– Web server
– Database
– Bahasa Pemrograman Web
Keempat aspek tersebut harus terpenuhi agar website dapat dapat dijalankan. Untuk itu, hadirlah LAMP untuk memenuhi 4 aspek tersebut. Agar LAMP berhasil terinstall di server, kamu harus melakukan instalasi Linux, Apache, MySQL dan PHP satu persatu. Maka dari itu, coba pelajari masing-masing ya.

Linux

Linux adalah salah satu sistem operasi berbasis Unix. Linux pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvalds pada tahun 1991. Karena sifatnya yang open Source dan Gratis, maka sistem operasi ini banyak digunakan. Ada beragam distro yang muncul baik untuk kebutuhan server maupun kebutuhan sehari-hari. Misalnya, Ubuntu, Ubuntu Server, Debian, Debian Server, CentOS, Linux Mint, Manjaro, Kali Linux dan sebagainya. Silahkan cek distrowatch.com. Ada ribuan distro yang bisa kamu lihat dan coba. Dikutip dari W3Techs, sebanyak 68% website menggunakan sistem operasi berbasis Unix salah satunya Linux ini. Tidak jarang, semua hosting maupun VPS selalu menggunakan Linux sebagai sistem operasinya. Dan satu lagi, Linux tidak bisa kena virus lho! Jadi, aman-aman saja jika digunakan di server. Untuk VPS, ada beragam distro Linux yang bisa kamu pilih.

cara install lamp di vps

Dalam memilih sistem operasi Linux selalu perhatikan distro turunan. Hal ini berkaitan dengan kebiasaan si user. Misalnya orang yang terbiasa menggunakan Debian, akan mudah untuk menggunakan Ubuntu. Tetapi, orang yang terbiasa dengan Ubuntu kemudian harus menggunakan CentOS, mungkin akan kesulitan. Mengapa? Karena perintah Linux yang digunakan juga berbeda. Untuk mengatur sistem operasi pada VPS, silahkan baca Konfigurasi Dasar VPS.

Apache

Dikutip dari W3Techs, sekitar 46,3% website menggunakan Apache sebagai web server mereka. Kemudian disusul Nginx yang hanya memperoleh 38,5% saja. Web Server pada dasarnya berfungsi untuk menerima data dari browser (client) dan mengirimkan kembali data tersebut. Untuk melakukan instalasi Apache, silahkan baca cara install Apache di VPS.

MySQL

Sistem operasi sudah, web server sudah, sekarang kamu perlu instalasi database untuk menyimpan data website. Ada beragam jenis database yang bisa kamu pilih seperti MySQL ataupun PostgreSQL. Untuk LAMP, database yang digunakan adalah MySQL. Hal ini juga dipengaruhi dengan kepopuleran MySQL sebagai database dari banyak website di seluruh dunia. Untuk melakukan instalasi MySQL, silahkan baca cara install MySQL di VPS

PHP

Linux sudah, Apache web server sudah, database MySQL juga sudah. Sekarang saatnya melakukan instalasi PHP sebagai bahasa pemrograman web. Menurut W3Techs, sebanyak 83,5% menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman sisi server. Jadi, jika di server kamu tidak terinstall PHP maka tentu saja website yang dibangun dengan bahasa pemrograman PHP juga tidak bisa dijalankan. Untuk melakukan instalasi PHP, silahkan baca Cara Install PHP di VPS.

Sebagai tambahan, kamu bisa lakukan instalasi phpMyAdmin untuk mengelola database. Kamu bisa melakukan query, membuat tabel, mengatur user dan sebagainya dengan mudah di phpMyAdmin. Kamu tidak perlu melakukan setting secara menual via konsol MySQL tentunya. Untuk install phpMyAdmin, kamu bisa ikuti Cara Install phpMyAdmin di VPS.

cara install lamp di vps

Kesimpulan

Jika keempat aspek tersebut sudah terpenuhi dan proses instalasinya berhasil, maka website bisa dijalankan! Pengen beli VPS terbaik dengan harga murah? Cek aja VPS Indonesia Murah. Agar lebih aman, kamu bisa pasang SSL di website lho! Caranya, silahkan ikuti Cara Install SSL Gratis di VPS! Butuh bantuan? Jangan ragu untuk menghubungi Tim Support DomaiNesia via chat atau via tiket ya! Salam DomaiNesia!


Pindah ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia?
Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, migrasikan layanan saya!