Cara Test Speed Web dari GT Metrix5 min read

No ratings yet.

Kecepatan akses merupakan salah satu agenda penting dalam pengelolaan dan pengembangan web. Percuma saja jika kita punya web dengan tampilan yang atraktif, tapi tidak didukung oleh kecepatan dalam memuat data. Jika hal ini terjadi, maka mungkin prestasi kepopuleran web di mata google akan anjlok, sementara kita akan melulu kalah ranking.

Di antara instrument yang bisa diandalkan untuk mengecek dan meningkatkan performa web adalah dengan menggunakan GT Metrix. Meski bukan satu-satunya instrument, GT Metrix cukup bisa dipercaya untuk menganalisis dan mengkatrol kualitas web yang kita kelola. Pada artikel kali ini, kita akan mengupas tuntas tentang GT Metrix, sehingga Anda bisa terbantu dalam mengembangkan website secara maksimal.

gt metrix

1. Apa itu GT Metrix

Sebagaimana telah disinggung di awal, GT Metrix merupakan layanan pengecekan suatu performa website. Ia terdiri dari kombinasi tool Yahoo Slow! dan Google Pagespeed yang berbasis web. Hasil kolaborasi melahirkan GT Metrix yang mampu mengukur kecepatan website secara akurat. Sebagai contoh, kami akan memaparkan kriteria sederhana di mana Anda bisa menyimpulkan apakah performa web Anda sudah optimal atau amsih perlu peningkatan.

Jika di GT Matrix terdeteksi bahwa durasi download Anda singkat, maka tandanya performa web bagus. Sebaliknya, jika waktu download lambat, maka performa web jelek. Performa web yang bagus juga akan memperlihatkan ukuran halaman yang kecil. Selain itu, semakin rendah jumlah request, maka semakin bagus lah performa web Anda. Request yang dimaksud meliputi analisis, icon, gambar, file Javascript, file CSS, file background, file widget dan beragam file lainnya. Jumlah request dapat dipangkas dengan cara membuat sesedikit mungkin file di server.

2. Cara Agar Load Website Lebih Cepat

Sudah kita sepakati, bahwa kecepatan website sangat berpengaruh dalam perankingan website kita di mesin pencari. GT Metrix pun hadir dalam meningkatkan performa website Anda. Atas keberadaannya, mari kita mengoptimalkannya. Selain menyediakan fitur pengecekan dan optimasi untuk website, GT Metrix juga memberikan penjelasan yang cukup mudah dipahami mengenai hasil pengecekan, agar Anda bisa tepat melakukan langkah optimalisasi web.

Ada sejumlah langkah yang mesti Anda tempuh untuk mengaktivasi GT Metrix. Untuk lebih jelasnya, amri kita simak uraian berikut ini:

  1. Siapkan website atau blog Anda, yakni kondisinya sudah diinstal dan dapat diakses.
  2. Silakan mengakses GTMetrix, lalu masukkan alamat website yang ingin Anda analisis. Untuk memprosesnya, klik tombol “Analyze”.
  3. Tunggulah beberapa saat hingga hasil analisis keluar. Nantinya di sana akan terlihat hasil dari Google Page Speed, skor YSlow, Loading Time, serta Page Sizenya.
  4. Setelah terdeteksi hasilnya, di mana performa website Anda terpampang nyata, segeralah melakukan optimasi skor yang memiliki grade rendah. Tujuannya adalah meningkatkan skor keseluruhan di bagian Performance Scores.

Selain menggunakan GT Metrix, ada banyak instrument lainnya yang mampu menolong Anda meningkatkan performa web. Berikut ini akan kami paparkan uraiannya:

– Install Plugin Super Cache

Plugin Total Cache akan membantu Anda mempercepat loading ketika sedang menambah postingan terbaru di website. Cukup mudah untuk menyetting WP Super Cache karena konfigurasinya cukup mudah dipahami, baik bagi para pemula sekalipun.

Adapun langkah-langkah install WP Super Cache adalah sebagai berikut:

  1. Mengakses admin area WordPress.
  2. Pada menu sebelah kiri, pilih “Plugins > Add New”.
  3. Ketik “WP Super Cache” pada kolom pencarian, kemudian tekan enter. Nantinya akan muncullah yang dicari.
  4. Tekan “Install” pada plugin WP Super Cache agar ia segera melakukan instalasi.
  5. Tunggulah selama beberapa saat. Nanti setelah selesai, silakan aktifkan plugin dengan menekan tombol “Activate”.
  6. Nonaktifkan semua plugin caching dengan cara menekan tombol deactivative pada plugin yang ingin Anda berhentikan.
  7. Lakukan konfigurasi WP Super Cache, caranya dengan menekan “Setting” lalu pilih “WP Super Cache.” Selanjutnya, Anda akan melihat tab “Easy”. Aktifkanlah radio button Caching On dan tekan tombol Update Status.
  8. Setelah selesai melakukan pengaturan, klik “Update Status”.

3. Memakai AMP

  • Pakai AMP

AMP merupakan kepanjangan dari Accelerated Mobile Pages. Ia merupakan halaman web yang didesain khusus agar laman tersebut menjadi mobile friendly. Ini merupakan salah satu proyek dari google yang mendambakan kenyamanan dan kecepatan berselancar didunia maya.

Dengan menggunakan AMP, Anda akan merasakan optimalisasi kecepatan akses web hingga empat kali lipat. Keuntungan lainnya, AMP bisa membuat Anda menghemat data internet hingga sepuluh kali lipat.

Adapun cara mengintergrasikan AMP pada blog atau website yakni dengan menggunakan plugin AMP (khusus pengguna wordpress). Adapun untuk para blogger, Anda harus melakukannya secara manual, yakni dengan melakukan perancangan khusus sehingga AMP bisa terpasang.

  • Pakai WP Smush

Cara selanjutnya untuk mempercepat loading website Anda yakni dengan menggunakan WP Smush. Perangkat ini bekerja meningkatkan performa web dengan cara mengoptimasi gambar. Lebih spesifik, ia akan memadatkan atau mengkompres file gambar, sehingga menghasilkan gambar yang lebih kecil. Secara otomatis, beban web dari gambar akan terkikis dan kecepatan web akan meningkat.

  • Install Plugin Compress Image

Selain menggunakan WP Smush, pengompresan gambar-gambar yang tampil di website Anda juga bisa memakai plugin compress image. Gambar yang ukurannya kecil akan membuat kecepatan web meningkat. Adapun plugin wordpress yang bisa digunakan untuk mengompres gambar di antaranya TinyPNG dan kraken image optimizer.

  • Pilih Hosting Terbaik

Upaya meningkatkan performa web Anda juga bisa dilakukan dengan memilih hosting terbaik. Di antara yang terbaik yang sangat kami rekomendasikan adalah menggunakan hosting di domainesia.com. Rekomendasi ini bukannya tanpa alasan, tapi mempertimbangkan sejumlah keunggulan dari domainesia.com.

Di antara keunggulan tersebut yakni menyediakan fitur layanan Hosting Enterprise-grade SSD,  Enterprise-grade Server, MailChannels Spam Filter serta Garansi 99.9% Uptime. Keunggulan selanjutnya, domainesia.com telah dilengkapi teknologi CloudFlare PHP Python Ruby nodejs letsencrypt Memcached, Intel MySQL CloudLinux bitninja KVM XEN Mailchannels, Lokasi Data Center serta Hosting Murah.

Kesimpulan

Sekilas menelisik sejarah domainesia.com, ia berdiri pada 2009 dan telah fokus merintis layanan registrasi nama domain, web hosting, dan layanan web. Dalam perjalanannya, domainesia.com telah membuktikan kualitas dan kinerjanya, sehingga domainesia telah merebut kepercayaan lebih dari 50 ribu pelanggan di seluruh Indonesia dan mancanegara.

Jadi, ketika Anda ingin melakukan optimalisasi web dengan cara yang praktis tapi berkualitas, mari bekerja sama dengan domainesia.com.

Demikianlah uraian cara seputar Cara Test Speed Web dari GT Metrix. Pada intinya, terdapat ragam layanan dan perangkat yang dapat membantu Anda meningkatkan performa web. Sayangnya, kebanyakan dari kita masih awam dan menganggapnya rumit, sehingga web kita tidak mengalami kemajuan.

Jalinan kerja sama dengan domainesia.com sangat mungkin ditempuh dengan cepat dan mudah. Kerja sama dengan domainesia.com akan meningkatkan performa web yang melesat, sehingga web Anda berpeluang duduk di ranking satu pencarian google.

Selamat mencoba!

Please rate this

Pindah ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia?
Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, migrasikan layanan saya!

Komentar