• Home
  • Tips
  • 10 Dasar Konfigurasi Debian 9 di Cloud VPS

10 Dasar Konfigurasi Debian 9 di Cloud VPS

Oleh Mila Rosyida
No ratings yet.

Konfigurasi Debian 9 – Sistem operasi Debian 9 sepertinya memang masih sedikit digunakan untuk pengguna Linux pemula jika dibandingkan dengan Ubuntu. Hal ini dikarenakan Ubuntu memang lebih familiar dan memiliki tampilan yang sederhana. Sehingga saat menggunakan Ubuntu terasa lebih mudah. Namun, bagi pengguna setia Debian saat dihadapkan dengan pilihan Ubuntu , CentOS atau OS lainnya pasti tetap memilih Debian. Nah, sebagai pengguna pemula Debian 9, ada beberapa konfigurasi Debian 9 yang perlu kamu tahu. Mulai dari instalasi hingga melakukan keamanan untuk Cloud VPS Debian. Apa saja konfigurasi Debian 9 yang harus kamu lakukan?

Apa itu Debian?

Menurut Wikipedia, Debian adalah sistem operasi komputer yang bersifat open source yang berbasis Linux. Mudahnya Debian merupakan turunan dari Linux. Versi pertama Debian diluncurkan di tahun 1996 oleh Ian Murdock. Salah satu alasan mengapa sebagian orang menggunakan Debian ini karena memiliki fitur manajemen APT yang banyak.

Mengenal Cloud VPS DomaiNesia

Cloud VPS DomaiNesia merupakan pengembangan tingkat lanjut dari VPS biasa dengan menerapkan berbagai teknologi cloud modern. Dengan memanfaatkan tenkologi cloud modern, website yang ada pada Cloud VPS akan memiliki performa yang lebih optimal, cepat, aman, dan stabil.

Dashboard Intuitif

DomaiNesia menyediakan dashboard intuitif untuk Cloud VPS, agar kamu mudah saat mengakses dan mengelola Cloud VPS. Cukup melakukan klik saja tanpa harus masuk ke server. Di dashboard kamu bisa menyalakan, mematikan, dan me-restart Cloud VPS. Kemudian bisa melakukan instalasi sistem operasi, bisa reset password Cluod VPS, dan lainnya. Jadi kamu bisa mengelola Cloud VPS dengan mudah melalui dashboard intiutif.

Mengapa Cloud VPS DomaiNesia?

Berikut ini adalah alasan mengapa kamu harus menggunakan Cloud VPS DomaiNesia, antara lain :

  1. Mudah dan Sederhana. Dalam melakukan deploy Cloud VPS dapat kamu lakukan dengan mudah dan sederhana. Hanya dengan memilih ukuran dan spesifikasi Cloud VPS sesuai kebutuhan, kemudian memilih sistem operasi maka kamu langsung bisa menikmati Cloud VPS. Ditambah adanya dashboard intuitif yang memudahkan kamu untuk mengelola Cloud VPS.
  2. High Availability & Distributed Storage. Cloud VPS DomaiNesia berjalan pada sebuah Cluster yang terdiri dari banyak server fisik. Itu artinya Cloud VPS tidak berjalan hanya pada satu server fisik (single server). Itu artinya, apabila terjadi masalah pada salah satu server fisik, data yang ada pada Cloud VPS masih aman dan dapat berjalan seperti biasa. Hal ini dikarenakan pada Cloud VPS DomaiNesia terdapat 3 kali proses replika data secara real-time dan akan didistribusikan ke 3 drive secara synchronous.
  3. Menggunakan SSD. Tidak tanggung- tanggung, Kami menggunakan SSD sebagai media penyimpanan dalam Cloud VPS. Ingin lebih tahu mengenai SSD? Silahkan baca artikel Keunggulan SSD dibanding dengan Hardisk.
  4. Spesifikasi Node/ Hypervisor yang Cukup Mumpuni. Kami menggunakan kombinasi dari Dual Intel Xeon E5, DDR4 ECC Registered Memory, dan NVMe SSD sebagai Node/ Hypervisor Cloud VPS.
  5. Menggunakan Virtualisasi KVM. Tipe KVM ini merupakan bentuk virtualisasi paling bagus karena aktivitas dari satu Cloud VPS tidak akan berpengaruh terhadap Cloud VPS yang lain dalam satu Hypervisor. Ingin lebih tahu keuntungan lain menggunakan Virtualisasi KVM pada Cloud VPS? Silahkan cek artikel Apa sih Virtualisasi KVM.

Konfigurasi Debian 9 di Cloud VPS

Sebagai pemula, ada beberapa konfigurasi Debian 9 yang harus kamu lakukan. Ada 10 konfigurasi Debian 9 yang bisa dilakukan, meliputi :

Install Debian 9 di Cloud VPS

Konfigurasi Debian 9 yang pertama adalah melakukan instalasi Debian 9 di Cloud VPS. Saat sebelum melakukan pembayara, kamu akan diberikan pilihan untuk memilih sistem operasi yang akan digunakan di Cloud VPS kamu. Kamu bisa memilih Debian 9. Namun buat kamu yang ingin mengganti OS lain ke Debian 9. Silahkan ikuti panduan Cara Install Debian di Cloud VPS.

konfigurasi debian 9

Melakukan Restart Cloud VPS

Konfigurasi Debian 9 yang kedua adalah melakukan restart Cloud VPS. DomaiNesia menyediakan dashboard intuitif yang memudahkan kamu dalam melakukan pengelolaan Cloud VPS. Salah satunya kemudahan dalam melakukan restart Cloud VPS. Kamu cukup masuk ke MyDomaiNesia, kemudian memilih Cloud VPS dan dilanjutkan klik ikon restart seperti gambar berikut.

Reset Password Cloud VPS

Lupa password memang menjadi masalah bagi setiap orang. Begitu halnya dengan lupa password Cloud VPS. Nah, konfigurasi Debian 9 selanjutnya adalah melakukan reset password Cloud VPS. Caranya mudah sekali. Silahkan ikuti step by step nya di panduan Cara Reset Password Cloud VPS.

Melakukan Login Root

Ketika kamu memiliki Cloud VPS, kamu pasti akan mendapatkan akses root atau akses utama untuk mengelola Cloud VPS. Akses root bersifat full access. Maksudnya adalah dengan menggunakan akses root ini kamu bisa mengoperasikan dan mengelola Cloud VPS dengan bebas. Nah, konfigurasi Debian 9 selanjutnya yaitu melakukan login root Cloud VPS. Silahkan kamu mengikuti panduan Cara Remote Cloud VPS.

Cara Mengatasi Remote Host Identification Has Changed Pada SSH

Kondisi dimana kamu tidak bisa masuk ke Cloud VPS melalui SSH karena error “WARNING : REMOTE HOST IDENTIFICATION HAS CHANGED” memang sering dijumpai oleh pengguna pemula Cloud VPS. Penyebab munculnya error itu karena kamu pernah melakukan remote ke Cloud VPS atau server melalui SSH sebelumnya. Sehingga IP server sebelumnya sudah tersimpan di dalam file known_hosts. Ditambah lagi jika kamu melakukan install ulang sistem operasi pada Cloud VPS atau server. Misalnya kamu reinstall Cloud VPS Ubuntu ke Debian. Adapun konfigurasi Debian 9 yang bisa kamu lakukan untuk menyelesaikan error diatas yaitu ikuti saja step by step panduan Cara Mengatasi Remote Host Identification Has Changed Pada SSH.

Melakukan Update Server

Konfigurasi Debian 9 selanjutnya adalah melakukan update server. Sebelum kamu mulai untuk melakukan sesuatu di Cloud VPSmu, sebaiknya kamu melakukan update server terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk memastikan agar tidak terjadi error pada Cloud VPS. Perintah yang dijalankan pada masing- masing sistem operasi juga berbeda-beda. Untuk Debian 9, kamu bisa jalankan perintah berikut untuk melakukan update.

Membuat User Selain Root

Akses root memang akses utama saat kamu ingin masuk ke server, namun kamu juga bisa membuat user selain root. Mengapa harus membuat user selain root? Karena untuk mencegah terjadinya kesalahan perintah saat kamu mengoperasikan Cloud VPS atau server. Misalnya kamu tidak sengaja menghapus file website yang ada di server atau Cloud VPS. Jika kamu menggunakan akses root, maka file- file website yang tidak sengaja kamu hapus tadi akan hilang . Namun jika menggunakan akses user biasa, file website tidak akan terhapus. Hal ini karena akses utama server adalah akses root. Konfigurasi Debian 9 dalam membuat user baru yaitu silahkan jalankan perintah di bawah ini.

Membuat SSH Keys di Cloud VPS

Konfigurasi Debian 9 selanjutnya yaitu membuat SSH keys di Cloud VPS. Apa itu SSH keys? SSH Keys merupakan salah satu konfigurasi pada Cloud VPS yang bertujuan agar saat kamu ingin melakukan akses SSH ke Cloud VPS tidak perlu memasukkan password dan sebagainya. Jadi, kamu tidak perlu ribet untuk memasukkan username dan password saat ingin mengakses SSH. Secara teknisnya, silahkan ikuti panduan Cara Membuat SSH Keys di Cloud VPS step by step ya DomaiNesians.

Mengganti Port SSH Cloud VPS

Sebagai pemula kamu harus melakukan konfigurasi Debian 9 yaitu mengganti port SSH di Cloud VPS. Penggantian port ini dilakukan agar Cloud VPS lebih aman atau tidak mudah dihack oleh hacker. Secara defaultnya, port SSH dari server sendiri adalah port 22. Jadi untuk meningkatkan keamanan lebih, kamu perlu mengganti port SSH di Cloud VPS. Kamu bisa mengikuti step by step nya di panduan Cara Mengganti Port SSH di Cloud VPS.

Sinkronisasi CloudFlare

CloudFlare merupakan salah satu Content Delivery Network yang berfungsi untuk melindungi server dari ancaman spam dan DDOS. Selain itu, CloudFlare juga mampu meningkatkan performa website. Selain bisa diinstall di hosting, CloudFlare juga bisa diinstall di Cloud VPS. Konfigurasi Debian 9 yang terakhir adalah melakukan sinkronisasi CloudFlare dengan Cloud VPS. Kamu bisa ikuti caranya pada panduan Cara Sinkronisasi Cloud VPS ke CloudFlare.

Kesimpulan

Itu semua 10 dasar konfigurasi Debian 9 yang bisa kamu lakukan. Kamu bisa mencoba konfigurasi Debian 9 diatas mulai dari sekarang. Tidak hanya itu, jika kamu ingin install WordPress di Cloud VPS Debian 9, kamu bisa dengan mudah melakukan nya. Tenang saja, DomaiNesia memberikan dokumentasi instalasi agar kamu bisa melakukan dengan mudah. Silahkan ikuti panduan Cara Install WordPress di Debian.

Tertarik belajar CentOS 7? Silahkan baca Belajar CentOS 7 Mulai Dari Definisi Hingga Konfigurasi di Cloud VPS.

Mila Rosyida

Halo ! I'm a Technical Content Specialist in DomaiNesia. I love learn anything about Technical, Data, Machine Learning, and more Technology.

Artikel

Lainnya


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 40% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!