• Home
  • Tips
  • 9+ Solusi HTTP Error 500 pada wordpress

9+ Solusi HTTP Error 500 pada wordpress

Oleh Ayoni Sulthon
3.22/5 (9)

Apakah Anda sedang mencari solusi dari HTTP error 500 ? perlu diketahui bahwa setiap website yang mengalami error HTTP 500 tentu website tersebut tidak bisa diakses oleh pengguna dan visitor. Namun bagi Anda pemilik website, kamu tidak perlu kuatir, karena DomaiNesia akan memberikan solusi bagi permasalahan yang sedang kamu hadapi.

Apa itu HTTP Error 500 dan Penyebabnya?

HTTP error 500 ini memang sangat menggangu pemilik website dan juga visitor kamu, karena website tidak akan bisa diakses oleh siapapun dan hanya bisa masuk ke dashbord saja jika ingin membetulkan permasalahan error 500 ini

Jika Anda mencoba mengakses sebuah halaman website dan kemudian muncul pesan ‘HTTP error 500’, itu berarti ada yang tidak beres dengan situs Anda.

HTTP error 500 ini muncul ketika web browser Anda sudah bisa meminta data kepada server hosting Anda namun server hosting Anda tidak merespon permintaan dari web browser.

HTTP error 500 juga disebabkan oleh masalah pada bagian server yang biasanya disebabkan karena file yang corupt atau pengaturan yang salah di file .htaccess di hosting murah Anda.

Biasanya Pengunjung website dan pemilik website akan melihat tulisan ini di website yang error

TTP 500
500 – Internal Server Error
Internal Server Error
500 Internal Server Error
500 Error
White Screen.
“The website cannot display the page – HTTP 500.”
“500 Internal Server Error. Sorry something went wrong.”
“500. That’s an error. There was an error. Please try again later. That’s all we know.”
HTTP 500 – Internal Server Error

DomaiNesia kali ini akan menjelaskan tips dan cara mengatasi HTTP error 500. Tentunya agar Anda yang sedang menghadapi masalah ini, akan segera menemukan solusinya.

http error 500
HTTP error 500

Baca Juga : Apa Itu Sertifikat SSL? Fungsi dan Manfaatnya Bagi Keamanan Website

Solusi HTTP error 500.

Sebelumnya Anda tidak perlu bingung, sebab error 500 ini bukan disebabkan oleh perangkat yang Anda pakai atau pun jaringan koneksi internet yang terhubung masalah ini disebabkan kesalahan dari pihak pemilik website. Lalu apakah masalah ini bisa diatasi ?

jika Anda pernah mengakses sebuah halaman website, dan pada website tersebut terdapat tampilan 503 Internal Server Error, maka artinya ada yang tidak beres dengan situs web tersebut.

Tipe error https yang sering terjadi

Pesan HTTP 100 (Continue) yaitu pemohon (web browser) harus melanjutkan permintaan. Karena server telah menerima sebagian data dari permintaan dan menunggu sisanya.

Pesan 101 (Switching protocols) Permintaan server untuk beralih protokol.

Pesan 200 (Successful) merupakan pesan dimana server berhasil memroses permintaan. Ini bsia di artikan bahwa server telah menyediakan halaman yang diminta. Jika Anda melihat pesan 200 ini pada file robots.txt website Anda, maka Googlebot telah mengambil data dengan sukses dari website.

Pesan 201 (Created) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa permintaan telah berhasil dan server membuat sumber/resource baru.

Pesan 202 (Accepted) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa server telah menerima permintaan, tetapi belum diproses.

Pesan 203 (Non-authoritative information) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa Server berhasil memroses permintaan, tetapi menampilkan informasi yang mungkin berasal dari sumber lain.
Pesan 204 (No content) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa server berhasil memroses permintaan, tetapi tidak menampilkan konten apa pun atau kontent yang kosong.

Pesan 205 (Reset content) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa server berhasil memroses permintaan, tetapi tidak menampilkan konten apa pun. Namun tidak seperti Pesan respon 204, respons ini mengharuskan pemohon merefresh tampilan dokumen (misalnya, memasukan ulang input baru pada form).

Pesan 206 (Partial content) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa  server berhasil memroses permintaan GET parsial.

Pesan 300 (Multiple choices) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa server memiliki beberapa pilihan tindakan dari permintaan dan memilih tindakan berdasarkan dari user atau pengguna.

solusi error 500

Baca juga : cara mendapatkan uang dari internet

Pesan 301 (Moved permanently) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa  halaman yang diminta telah secara permanen dipindahkan ke tempat baru atau website baru. Ketika server mengembalikan respons 301 ini (sebagai respon terhadap permintaan GET atau HEAD), secara otomatis mengarahkan user ke website baru. perlu Anda ketahui bahwa Anda harus menggunakan kode ini untuk memberi tahu Googlebot bahwa website atau situs Anda sudah permanen pindah ke lokasi baru.

Pesan 302 (Moved temporarily) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa perpindahan laman yang bersifat sementara.

Pesan 303 (See other location) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa server mengembalikan kode ini ketika pemohon membuat permintaan GET berbeda ke lokasi yang berbeda dalam menerima respon.

Pesan 304 (Not modified) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa halaman yang diminta belum dimodifikasi sejak permintaan terakhir. Yaitu halaman tetap ketika server menampilkan respons ini, tidak mengembalikan isi halaman.

Pesan 305 (Use proxy) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa pemohon hanya bisa mengakses halaman yang diminta dengan memakai proxy.

Pesan 307 (Temporary redirect) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa  server sedang menampilkan halaman dengan halaman dari lokasi yang berbeda, tetapi user harus terus menggunakan lokasi asli untuk permintaan di masa depan. Kode ini mirip dengan 301.

Pesan 400 (Bad request) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa Server tidak memahami sintaks code dari user.

Pesan 401 (Not authorized) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa permintaan membutuhkan otentikasi atau hanya beberapa orang saja yang bisa mengakses halaman ini. biasanya server menampilkan respon ini untuk halaman setelah login.

Baca juga : cara buat blog paling gampang

Pesan 403 (Forbidden) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa Server menolak permintaan tersebut. Jika Anda melihat bahwa bot mesin pencari menerima pesan ketika mencoba untuk menjelajah halaman valid dari situs Anda (Anda bisa melihat pesan ini di halaman Google Webmaster Tools bagian Crawl Errors ), itu berarti bahwa server Anda memblokir akses bot google.

Pesan 404 (Not found) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa server tidak dapat menemukan halaman yang di inginkan user. Dimana server akan menampilkan pesan 404 ini jika permintaan untuk halaman tersebut tidak ada, atau halaman sudah di hapus dari website.

Biasanya halaman 404 ini sering di index oleh mesin pencari google, solusinya adalah menggunakan plugin 404 redirect ke homepage.

Mengatasi error 500

Apa itu Error 5xx

Perlu kamu ketahui, error yang diawali dengan angka 5xx biasanya berawal dari permasalahan server, berikut ini jenis error 5xx

Pesan 501 (Not implemented) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa Server tidak memiliki fungsi untuk memenuhi permintaan dari pengguna. Misalnya, server akan menampilkan kode ini ketika tidak mengenali permintaan user.

Pesan 502 (Bad gateway) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa Server saat ini bertindak sebagai gateway atau proxy dan menerima respon tidak valid dari file server.

Pesan 503 (Service unavailable) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa Server saat ini tidak tersedia (karena sedang down atau dalam proses maintenance ). Umumnya, ini bersfiat sementara.

Pesan 504 (Gateway timeout) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa Server bertindak sebagai gateway atau proxy dan tidak menerima permintaan tepat waktu dari server upstream.

Pesan 505 (HTTP version not supported) merupakan pesan yang menjelaskan bahwa Server tidak mendukung versi protokol HTTP yang digunakan dalam permintaan.

Baca juga : web server adalah ?

Solusi HTTP error 500 pada website wordpress

 

1. Refresh halaman website

Banyak pemilik website tidak tahu, jika masalah error 500 bisa disebabkan karena overload website load server, karena server yang kamu pakai sedang mengakses banyak permintaan, cara pertama yang bisa kamu aplikasikan adalah dengan cara merefresh halaman dengan menekan F5 pada keybord atau mengklik reload pada browser. Jika berlum bisa kamu bisa tunggu sampai 2 menit dan lakukan refresh halaman lagi.

2. Coba Hapus Cache Browser Anda

Jika cara pertama tidak juga berhasil, kamu bisa cara kedua ini, yaitu dengan cara menghapus cache di browser kamu. Cara menghapus cache di browser yaitu dengan cara menekan tombol CTRL + SHIFT + DELETE nanti kamu bisa melakukan clear data browser.

3. Coba Cek .htaccess

Dalam sebagian besar kasus eror HTTP 500 adalah dikarenakan oleh isi dari file .htaccess yang terletak di dalam dalam folder hosting yang Anda coba tampilkan ke website. Biasanya eror seperti ini terjadi pada direktori utama domain yang Anda miliki.

Bisa disebabkan karena 2 permasalahan, yang pertama karena alasan teknis dan yang kedua karena alasan keamanan dimana aturan yang tidak memperbolehkan untuk meng override melalui .htaccess.

Ketika Anda menerima pesan “Internal Server Error 500”, pertama-tama Anda harus memeriksa apakah salah satu arahan disebutkan dalam file .htaccess Anda dan baiknya komentar tersebut menempatkan “#” pada awal baris atau menghapus seluruh baris.

Begitu banyak baris pada file .htaccess yang nantinya akan membuat Anda kesulitan untuk memeriksa semua data yang memberikan permasalahan server ini. Cara mudahnya  adalah dengan hanya menonaktifkan file dengan nama a.htaccess.

4. Cek Error Log untuk mengatasi http error 500

Jika isi file .htaccess Anda tidak ada masalah, selanjutnya adalah Anda harus mengaktifkan Error Log untuk situs yang bermasalah dan cobalah untuk terus melakukan reload masalah tersebut beberapa kali sehingga log dapat dihasilkan.
Jika log aktifitas menunjukkan pesan “Permission denied”, maka error disini disebabkan karena file / folder permissions.

Pastikan mengganti atau mengubah hak akses dari file(s) dan folder(s). hak akses yang baik yaitu 644 atau 755. Akses ini akan menghilangkan permission (izin) yang menyebabkan masalah dari HTTP error 500.

Harus Di Ingat: file PHP tidak harus memiliki izin 777. Jika Anda berusaha untuk membuka file PHP yang memiliki izin 777, maka akan mengakibatkan “Internal Server Error 500”. Untuk mengatasinya, hanya tinggal mengubah hak aksesnya menjadi 644 atau 755.

5. Naikkan Limit Memori PHP pada wordpress

Kamu wajib tahu, jika limit memori pada PHP bisa mengakibatkan 500 internal server error. berikut ini ada dua solusi yang bisa kamu coba

1. Jika di website menampilkan “500 internal server error” saat membuka dashbord wordpress, kamu bisa mensetting limit memory PHP melalui file php. Caranya adalah :
– kamu akses folder wp-admin WordPress di hosting.
– selanjutnya kamu buat file baru dengan nama php.ini;
– lalu masukkan code memory=64MB ke dalam file php.ini;
Simpan file dengan menekan CTRL+S.

2. Jika kalimat error 500 internal server tampil di semua halaman website, kamu bisa update kode di file wp-config.php: Caranya adalah masuk ke file di hosting kamu dan cari wp-config.php lalu klik edit.

Di dalam file wp-config.php kamu bisa tambahkan define(‘WP_MEMORY_LIMIT’, ’64M’);

6. Non aktifkan plugin yang sedang aktif

Cara termudah untuk menonaktifkan plugin adalah masuk ke dashbord wordpress, lalu menonaktifkan semua plugin yang aktif. Caranya adalah

  • masuk ke dashbord wordpress
  • pilih panel yang ada di bagian kiri
  • cari plugin
  • klik semua plugin dan non aktifkan

Namun jika kamu tidak memakai wordpress, kamu bisa masuk ke file hosting (file manager) yang ada di hosting kamu dan selanjutnya cari Folder wp-content –> plugin.
Selanjutnya kamu bisa rename folder plugin untuk menonaktifkan seluruh plugin yang terinstall

7. Ubah PHP Version

Biasanya WordPress sering melakukan update, dan berdampak pada PHP version lama tidak bisa diakses di update an terbaru, untuk itu kamu juga perlu melakukan update versi PHP agar wordpress bisa membaca file PHP website. Berikut caranya:

  • Masuk ke cPanel hosting
  • Pilih bagian Software error 500
  • Update versi PHP ke versi terbaru https error 500
  • Dan pilih versi terbaru

8. Update WordPress Anda ke Versi Terbaru

Jika masih error juga, kamu bisa coba untuk update wordpress dengan versi terbaru, caranya adalah kamu masuk ke dashbord wordpress dan melakukan update di dashbord dengan cara berikut ini

solusi error 500

9. Minta bantuan ke penyedia hosting 100% berhasil

Jika semua cara yang kamu pakai belum juga berhasil, berarti kamu harus menghubungi penyedia hosting anda. Namun permasalahanya adalah beberapa penyedia hosting tidak fast respons saat ada customer yang menghubungi.
Jika penyedia hosting Anda tidak fastrespons khususnya teknikal support, kamu bisa pindah hosting ke DomaiNesia, karena Customer service dan Teknikal Support DomaiNesia akan menjawab keluhan anda kurang dari 3 menit. Walaupun kamu chat pada tengah malam, customer service DomaiNesia aktif 24 jam non stop selama 7 hari.

Masalah http error 500 ini akan cepat diselesaikan oleh teknikal support domainesia kurang dari 1 jam saja.

Cara Mengatasi HTTP Error 503

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa masalah ini disebabkan karena server hosting Anda tidak memberikan respons yang tepat dari skrip PHP yang berjalan di website.

Untuk memperbaiki masalah ini, Anda harus menonaktifkan semua script PHP yang tidak berguna satu per satu sampai kesalahan ditemukan dan dapat diatasi.

Cara menyelesaiakan masalah HTTP error 503 ada dua cara, diantaranya adalah

  • Non-aktifkan plugin
    Semua plugin di website WordPress Anda merupakan code PHP, jadi hal utama yang harus Anda lakukan adalah meng-uninstall plugin WordPress. Karena Anda tidak bisa login ke dashboard WordPress karena HTTP error 503, Anda bisa masuk ke website melalui FTP Client atau File Manager di cPanel. Setelah Anda masuk, klik ke /wp-content/ folder dan beri nama folder plugin menjadi plugin-lama.Setelah itu, Anda bisa buat folder baru dengan memberi nama plugins. Setelah itu Anda harus login ke website WordPress untuk mengetahui cara ini bisa menyelesaikan masalah error atau tidak. Jika cara bisa menyelesaikan masalah dari error 500 berarti folder plugin yang menyebabkan ke-erroran website Anda.Dengan melakukan cara di atas, Anda sudah menon-aktifkan semua plugin yang sudah Anda install sebelumnya. Untuk bisa mengetahui plugin manakah yang menyebabkan masalah, Anda harus kembali ke File Manager di cPanel.
    Kemudian, pilih /wp-content/ folder dan hapus folder plugin kosong tersebut. Setelah itu, Anda harus merubah nama folder plugin-old menjadi plugin. Dengan begitu, Anda akan mengembalikan semua instalasi plugin ke website WordPress Anda. Tetapi, plugin ini akan tetap non-aktif.Selanjutnya Anda masuk ke admin area WordPress Anda dan pilih halaman plugin. Kemudian Anda dapat mengaktifkan plugin satu per satu dan kunjungi halaman yang berbeda di website Anda setelah mengaktifkan setiap plugin. Terus lakukan itu sampai Anda menemukan plugin yang menyebabkan HTTP error 503.
  • Menggunakan default theme WordPress
    Jika menonaktifkan plugin tidak menyelesaikan masalah, maka langkah selanjutnya adalah mengganti tema website Anda ke tema awal WordPress.
    Pertama, Anda harus terhubung ke situs Anda dengan File Manager di cPanel. Setelah terhubung, Anda masuk ke / wp-content / themes / folder.
    Temukan tema yang saat ini Anda pakai dan backup ke komputer Anda sebagai cadangan dengan cara di download.
    Setelah mendownload tema Anda, Anda harus menghapu tema tersebut dari situs Anda.
    Jika Anda memiliki tema bawaan seperti Twenty Seventeen atau Twenty Sixteen yang terpasang, maka tema tersebut akan otomatis aktif. Jika tidak, maka Anda harus menginstall salah satu tema default WordPress terlebih dahulu.

Baca juga : cpanel adalah

Kesimpulan

Untuk mengatasi HTTP error 500 Anda bisa menggunakan 2 cara, yaitu dengan meng-uninstall plugin, atau meng-uninstall tema wordpress website Anda.

Itulah tadi cara untuk menyelesaikan masalah HTTP error 500, semoga Artikel DomaiNesia ini dapat menyelesaikan masalah error di website Anda.

Ayoni Sulthon

SEO Strategist DomaiNesia, ask me all about SEO and Digital Marketing.


Lillah TV
December 2, 2020

Yang ingin bermuhasabah silahkan mampir

Fresh Plus 62
October 13, 2020

Berinvestasi di Teknologi. Ini yang paling mudah di jalankan saat ini. Web based yang paling mudah dan paling mungkin di gunakan apalagi untuk SME, biaya bikin website juga murah, sebulan cuma seharga rokok sebungkus. Tapi kebanyakan orang masih kurang aware untuk bikin web sendiri, kebanyakan masih asyik di medsos.

efakturespt
September 25, 2020

Langsung coba dah, makasih infonya

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 40% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!

Hosting Murah